BALIK ATAS
3 Sumber Dana, Diintegrasikan Dalam Satu RKPK
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 25th Februari 2015
| 1155 DIBACA
Kepala BPMPK Kabupaten Jayapura,
 Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.Si    Foro :PL

Sentani,13/02/2015,PAPUALIVES.COM- Memasuki tahun 2015, sumber dana yang akan turun ke setiap kampung di Kabupaten Jayapura terdiri dari 3 sumber dana yakni, pertaman, dana yang bersumber dari  APBN yang merupakan amanat dari UU Nomor 6. Tahun 2014 tentang desa.


Sumber dana kedua yang turun ke kampung  bersumber dari APBD Propinsi Papua dengan nama programnya, Prospek dan ketiga dana yang berusmber dari APBD Kabupaten Jayapura dengan program Alokasi Dana Kampung (ADK).
Jika ditolal secara keseluruhan dari tiga sumber dana, maka diperkirakan tiap-tiap kampung di 19 distrik bisa mendapat anggaran hingga 1 M. Dari tiga sumber dana ke kampung semunaya akan diintegrasikan ke dapat sebuah dokumen program kampung yang tertuan dalam Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK).
“Sekalipun termuat dalam sebuah dokumen RKPK tetapi pelaksanaannya sesuai dengan petunjuk tekhis. Misalnya, APBD Propinsi dengan prospeknya akan diatur sesuai dengan ketentuan pemerintah propinsi, sebaliknya, APBD Kabupaten Jayapura dan APBN akan diatur kemudian berdasarkan petunjuk tekhnis yang akan dikeluarkan,” jelas, Kepala BPMPK Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.Si kepada media ini di ruang kerjanya, kemarin.
Menurutnya, tekhnis pengalokasian dana APBN kemungkinan sama dengan dana ADK, dimana besaran untuk setiap kampung dari 239 kampung di sesuaikan dengan jumlah penduduk, tingkat kesulitan dan kondisi geografis sehingga besarannya tidak semua sama.
Untuk itu, pihaknya sedang mendorong agar seluruh kampung dapat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kampung (Musrembangkam) agar tersusun dokumen RKPK yang benar-benar valid dan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat untuk diprogram serta dikerjakan dengan tiga sumber dana.
Jika tahun lalu, lanjut Basry, APBD yang disediakan untuk membiayai ADK sebanyak 50 Milyart lebih, tetapi untuk tahun ini, nomilnya belum ditetapkan karena masih dalam tahap pembahasan pada sejumlah instansi berkompeten lainnya.
Mantan kepala Distrik Sentani Kota ini mengharapkan, pemerintah dan masyarakat kampung dapat merencanakan seluruh program pembangunan dengan baik dan benar, sehingga hasil yang dicapai menjadi sebuah keberhasilan bersama antar komponen kampung.
“Sebelum menyusun program pembangunan dalam Musrembagkam, pihak pemerintah kampung mengarahkan seluruh komponen di tingkat kampung, organisasi dan lembaga, RT/RW melakukan apa yang disebut dengn pra Musrembangkam yang selajnutnya hasilnya dapat dibawa pada Musrembangkam,” jelasnya. 
Yan piet F. Tungkoye
Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM