Balik Atas
7 Kontingen Ikut Kejuaraan Daerah Tenis Meja
 
Pewarta: Redaksi Edisi 13/08/2019
| 358 Views
Sebanyak 7 kontingen tenis meja terbaik Se-Papua mengikuti Kejuaraan Daerah Tenis Meja Provinsi Papua

Jayapura,Sebanyak 7 kontingen tenis meja terbaik Se-Papua mengikuti Kejuaraan Daerah Tenis Meja Provinsi Papua tahun 2019 yang berlangsung di Jayapura pada (12-14/08/2019) mendatang.
Wakil Sekretaris II KONI Papua Rahmad Marimbun saat membuka Kejurda tersebut mengatakan, kejurda ini dilakukan sebagai bentuk melegalkan atlet Papua agar tidak terjadi saling klaim dari daerah.

“Sejujurnya KONI tidak ijinkan kejurda tahun 2020 karena tahapan seleksi sudah dilakukan tahun 2018 lalu, namun demikian organisasi PTMSI terlalu banyak kemelut. Jadi sekarang sudah ditentukan ketua defenitif, sehingga dari pusat ini bertujuan aspek legalitas atlet Papua karena sebagian besar atlet PON hasil kejurda di legalisir di pusat, jangan ada salah pandang KONI masih ijinkan karena melegalisir atlet agar bulan september ada Pra PON tidak ada klaim atlet,” kata Koko panggilan akrabnya.

Dikatakan juga bahwa kejurda ini sebagai wadah bagi atlet pelapis di daerah untuk persiapan POPNAS dibulan oktober maupun pembinaan berjenjang PON Aceh Sumut 2022, sebab Tenis Meja merupakan cabor unggulan bagi Papua kedepan. Bahkan KONI Papua telah bekerjasama dengan PTMSI Papua mendatangkan pelatih berkelas Nasional bahkan Internasional.

“Kejurda ini melibatkan atlet pelapis di daerah, harus di pantau untuk persiapan POPNAS bulan Oktober. Pelapis ini juga persiapan PON Aceh-Sumut 2022 pembinaan berjenjang karena tenis meja masuk proyeksi emas di papua, meski di Jabar medali perunggu harus lebih meningkat prioritaskan atlet di klub2 Jakarta memperkuat tim PON dan Timnas, apalagi dulu cabor ini tidak ada anak asli sekarang kita bisa lihat ada anak asli Papua,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Papua Solfianus Betaubun mengaku kejurda ini sangat penting untuk menambah jam tanding atlet selama mengikuti tc berjalan di pulau Jawa karena saat ini ada sebanyak 10 atlet yang sedang dipersiapkan untuk merebutkan medali emas di PON 2020 Papua.

“Kami menargetkan emas bagi Papua di PON karena selama ini 10 atlet kita TC kan di pulau Jawa di klub-klub ternama disana, mereka sudah ada di Jayapura untuk menunggu TC terpusat yang dicanangkan KONI Papua. Banyak potensi dari Kejurnas yang diikuti sehingga kami optimis,” ungkapnya.

Ditambahkan Ketua Panpel Rence mengungkapkan 10 kontingen tenis meja yakni Kabupaten Keerom, Kabupaten Lanny Jaya (2 Tim), Kabupaten Jayapura (2 Tim), Kota Jayapura, dan Kabupaten Sarmi.

“Ini sebagai ajang melihat potensi atlet di tiap daerah, dan ada atlet tim PON yang diturunkan untuk menambah jam tanding mereka, karena ada program promosi degradasi tenis meja juga,” tutupnya.

Humas Pemprov Papua

Berikan Komentar Anda