7930 Penerima Manfaat BST,BPNT dan PKH di Nabire Mulai Dicairkan
Pewarta: Eman You
| 141 Dibaca
EDISI TERBIT: 15 Mei 2020
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Ishak SE saat temu pers di bagunan gedung baru (Foto:Eman/PapuaLives)

NABIRE- Dari 14.285 Keluarga Miskin yang mendiami di 72 Kampung, 7 Kelurahan dan 15 Distrik di Kabupaten Nabire, sejak Kamis (14/5/2020) mulai menyalurkan alis dicairkan Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 7. 930 keluarga penerima manfaat.

“hari ini kami mulai cairkan BST,PKH maupun BPNT adalah tiga Jenis bantuan dari Kementeria Sosial dengan maksud mengurangi dampak ekonomi masyarakat, akibat Covid-19,”ucap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Ishak SE saat temu pers di bagunan gedung baru Dinas Sosial Nabire, Kamis (14/5/2020).

Seperti BST jumlah penerima sebanyak 15.70 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sekitar 1.520 KPM yang tidak memiliki rekening sedang dan akan dilayani melalui PT Pos Indonesia. sedangkan 50 KPM yang empunyai rekening dilayani di BRI sebanyak 48 KPM dan di BNI 2 KPM.

“Data itu sebagai dasar pemberian bantuan sosial tunai kepada warga masyarakat terdampak covid-19 yang tersebar di 15 distrik. Masing-masing sedang dan akan menerima senilai Rp 600 ribu per KPM selama tiga bulan yakni April, Mei dan Juni,” ungkap Isak.

Untuk diketehui penjabaran masing-masing Distrik jumlah menerima pun berbeda-bebeda seperti Distrik Dipa 124 penerima, Moora 28 penerima, Makimi 162 penerima, Menou 110 penerima, Nabire 326 penerima, Nabire Barat 37 penerima, Napan 48 penerima, Siriwo 168 penerima, Teluk Kimi 229 penerima, Teluk Umar 74 penerima, Uwapa belum ada penerima, Wanggar 27 penerima, Wapoga 27 penerima, Yaro kosong penerima dan distik Yaur 160 penerima.

Untuk bantuan PKH Ishak mengakui, telah diluncurkan dengan format baru mulai April 2020, yakni jumlah penerima dimaksimalkan menjadi 1.524 KPM. Penyaluran yang sebelumnya tiga bulan menjadi per bulan mulai April sampai Juni 2020.

Agar diketehui Dari 15 Distrik di Kabupaten Nabire, Penerima PKH hanya di dua Distrik yakni Distrik Nabire sebanyak 1192 penerima dan di Distrik Uwapa sebanyak 332 penerima. Sedangkan 13 distrik yang lainnya kosong.

Dikatakan Ishak, BPNT ini adalah yang sebelumnya program Raskin, beruba lagi menjadi Rastra setelah itu beruba pola menjadi BPNT dan kini program sembako.

“Yang saat ini sudah mulai bisa dinikmati di Nabire adalah sebanyak 4.886 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing keluarga miskin mendapatkan 200 per bulan. Program ini regular atau berjalan sepanjang tahun, dan saat ini sedang dibayarkan untuk bulan Januari Februari dan Maret,”beber Ishak.

Ishak menuturkan, KPM suda bisa menerima dana 200 ribu di bank BRI, namun dapat dibelanjakan langsung di BRI link yang sudah tersedia di Toko, Warung atau Kios dan lain-lain melalui ATM yang dimilik oleh masing-masing.

“Jadi bukan uang 200 ribu yang diterima oleh KPM, tapi KPM belanja barang sembako pake ATM yang sebelumnya suda dibagikan oleh BRI di Toko, Kios, Warung makan yang tersdia BRI link ,”tuturnya.

Untuk diketehui penjabaran masing-masing Distrik jumlah KPM pun berbeda-bebeda seperti Distrik Dipa 43 penerima, Moora 168 penerima, Makimi 734 penerima, Menou 176 penerima, Nabire 891 penerima, Nabire Barat 642 penerima, Napan 78 penerima, Siriwo 25 penerima, Teluk Kimi 492 penerima, Teluk Umar 96 penerima, Uwapa 189 penerima, Wanggar 976 penerima, Wapoga 94 penerima, Yaro 225 penerima dan distik Yaur 27 penerima.

Menurut penjelsan Ishak, BST, BPNT dan PKH adalah program perlindungan sosial yang diarahkan pemerintah pusat sebagai jaring pengaman sosial di tengah wabah corona di Nabire. Dengan harapan, masyarakat lapis bawah tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli di tengah hantaman di bidang ekonomi.

Diakui Ishak, penerima KPM baik BST, PKH dan BPNT masing-masing distrik jumlahnya berbeda-beda. Tidak merata. Bahkan ada distrik yang tidak mendapatkan bantuan.

“Namun kita harus tetap bersyukur. Tidak semua orang berkesempatan menerima bantuan-bantuan tersebut ini,” imbuh Ishak. (**)

Berikan Komentar Anda
Share Button