Balik Atas
Aborsi Kebenaran Versi Dunia
Pewarta: Redaksi Edisi 14/03/2018
| 760 Dibaca


Oleh : Christian Degei

ABORSI ¬Aborsi yang merupakan infaks utama dalam hidup dan kehidupan lebih mengkhususkan kini kepada kaum mudi yang menjadi pelaku pelanggar Aborsi tersebut. Aborsi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tindakan pengguguran kandungan. Aborsi juga merupakan suatu penghambat buah anugra-Nya. Oleh karena itu, perlu di tinjauh kembali genesius etimologi manusia pada sejak awal terjadinya.

Kegiatan Aborsi tersebut dilakukan oleh para sekelompok manusia yang hidup dalam kawasan buta huruf yang sangat dunguh yang dapat dipratekkan kegiatan kejahatan tentang pembunuhan kepada calon-calaon manusia maupun manusia yang telah terbentuk dalam uterus kaum perempuan. Sesungguhnya, jika kita lihat menurut nilai religiusnya, bahwa calon manusia yang ada didalam uterus seorang ibu itu serupa atau segambar dengan Sang Penciptanya.
Pengguguran janin yang dilalukan oleh segoromboran manusia modern, utama dan terutama di pihak Kaum perempuan atau dunia Aborsi kewanitaan.
BKKBN ini merupakan salah satu tempat untuk memproduksi obat-obatan haram dan keji yang kini di perbolehkan dan diperlakukan sehingga di jualbelikan oleh manusia modern atau segeromborang Kaum Wanita.

Oleh karena itu, bagi Kaum Wanita modern yang kini telah memiliki banyak cara yang telah didalih-dalikan hal-hal seperti itu sesungguhnya sangat teramat sinis serta sadis di Mata-Nya. Maka dari itu, himbauwan dari penulis sudi peneluh demi hilangnya Etnis serta ras yang kini huni di pulau Papua jadi punah. Mulai sekarang belajarlah untuk mengabaikan program tentang ABORSI yang telah di progaramkan oleh lembaga BKKBN serta pihak yang terkait.
Namun demikian, Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) perlu melakukan penyontrolan sera memperhatikan pula perlu di perdakan atau memberi amanat yang tegas kepada segeromboran Kaum Wanita modern yang lantaran melakukan hal-hal tersebut. Bila perlu ada alangka kokohnya gedung atau Kantor BKKBN itu musti ditiadakan atau tidak diperbolehkan untuk bangun. Karena, disini menfundametal suatu argumentasi yang realitis jutaan milliard lebih manusia bayi yang telah korban melalui program KB, Aborsi dan Abortus lantaran manusia modern Kaum Pasangan Liar (KPL) Ilegal yang dapat merusaknya.

Klonologisnya bahwa sejak mulai terhitung hari tanggal berdirinya organisasi atau lembaga BKKBN hingga pada saat ini, pengorbangan manusia bayi semakin hari semakin meningkat serta fertilitasnya dan mortalitasnya pun semakin hari semakin mengingkat pula.
“Tindakan pengguguran semacam itu menurut Thomas W.Netsyr,seorang berkebangsawan America Serikat di bagian selatan di Washintong mengatakan, bahwa kematian semua orang sangat berharga di mata Tuhan. Dan juga menurut pendapatnya dari Joans Ricard, seorang berkebangsaan Skyn Black of South African menyemukakan bahwa Korban seorang, seribu orang yang akan lenyap, dan sebaliknya pula bahwa, selamat seorang, seribu jiwa yang akan di selamatkan.”
Etimologi terjadinya manusia itu, diciptakan dan di grafiskan dengan sepuluh jari tangan-Nya Pencipta yakni Allah Alam Semesta yang telah menciptakan Anda dan saya serupa dan segambar dengan-Nya.
Namun demikian, suatu perintah yang mempunyai konotasi yang di perintahkan oleh TUHAN ALLAH, ALAM SEMESTA kepada kita bahwa “Beranak cuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah dan kuasailah di seluruh dunia atas dasar ganjaran Kasih di sertai takut akan TUHAN senantiasa”. Oleh karena itu, suatu kanon hidup yang diturunkan oleh Allah di tengah-tengah umat manusia di bumi. Ketentuan tersebut jangan dibatasi oleh umat manusia di dunia serta siapa pun dia.
Buah Rahim yang Tuhan telah di anugerahi kepada tiap pasangan umat manusia, ia telah sediakan sepasang hidup untuk anak atau buah anugerah akan sepasangan untuk dapat di berikan dua anak, tiga anak bahkan tiga belas anak dan seterusnya. Dan hal tersebut itulah yang telah ditetapkan oleh Allah sendiri kepada umat manusia. Karena, hilang seiota manusia pun berharga di mata-Nya, maka dari itu, ia dikanonkan serupa demikian.

Kemajuan zaman serta perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat manusia semakin mudah untuk dapat melakukan dosa atau kesalahan. Bahkan ada banyak orang yang menyalagunakan kemajuan tersebut untuk menghancurkan dirinya sendiri tanpa ia sadari.
Manusia zaman sekarang, cenderung menyukai hal-hal yang serba instant. Makanan yang serba instant, kerja yang serba instant dan obat-obatan yang serba instant pula termasuk membunuh dengan instant. Karena, mereka melakukan aborsi hanya dengan menelan sebuah pil atau sebuah kapsul. Jutaan manusia di muka bumi ini dapat melakukan aborsi baik secara instan maupun dengan cara tradisional mengurut atau meminum air tape, dll. Yang anehnya adalah para pelaku tidak merasa bersalah sedikitpun segala tindakannya.
Mereka menganggap bahwa melakukan aborsi sama saja dengan menyeluarkan benjolan yang berupa penyakit dari dalam tubuh.

Sangat teramat cukup indah bagi saya serta pembaca dapat disimpulkan disini adalah nikah paling lebih baik untuk mendewasakan atau membebaskan diri dari segala kejahatan Aborsi, abortus dan pengguguran janin. Daripada kawin menyawin menjadikan pelaku penggemar Aborsi,Abortus, dan pengguguran Janin tidak serasi.

Penulis adalah Mahasiswa Stisipol ” Silas Papare” Jayapura Serta Menjadi Wartawan Media PapuaLives.com

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM