Ada Covid-19 di Timika ,SWAMEMO minta Pemda Deiyai dan Paniai dirikan posko di pintu masuk jalan darat
Pewarta: Redaksi
| 511 Dibaca
EDISI TERBIT: 14 April 2020
Sekretaris LPMA SWAMEMO, Johanes Kobepa ketika melakukan jumpa pers di salah satu tempat di Enarotali kabupaten Paniai (Foto:Demianus/PapuaLives)

Paniai,Dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di kabupaten Paniai dan Deiyai maka Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Suku Wolani, Mee dan Moni (LPMA-SWAMEMO) menyampaikan kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk segera mendirikan Posko Satgas Covid-19 di pintu-pintu masuk jalan darat  yang menghubungkan Deiyai – Timika dan Paniai – Timika hal ini diminta sebab diketahui di kabupaten Mimika sudah ada pasien Positif Covid-19. Dikatakan Sekretaris Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Suku Wolani, Mee dan Moni (LPMA SWAMEMO), Johanes Kobepa ketika jumpa pers (14/04/2020) di kota Enarotali, Paniai.

” Bagi yang jalan kaki dari Timika ke Deiyai dan Paniai , paling dekat maka kami berharap untuk segera membuka Posko Satgas Covid-19 di pintu masuk kabupaten.” kata Kobepa.

Menurutnya, Kami tidak mau menerima masyarakat yang  berdomisili di kabupaten Mimika hingga sampai masa karantina daerah berakhir dan masyarakat kembali beraktivitas lagi seperti biasa.

” Untuk mencegah virus Corona (Covid-19) kita perlu komitmen bersama. Maka pintu pintu masuk dan keluar di Meeuwo di dari Nabire ke Wadouw dan dari Timika ke Meeuwo ,  sementara waktu perlu pemeriksaan ketat dari semua pihak yang ada di wilayah Meeuwo. ” pintanya.

Lanjut Kobepa , Kita lihat di Indonesia dan Provinsi Papua data tim gugus depan ada meningkat kasus virus Covid-19 sehingga semua pihak terutama pemda di wilayah Mee-Pago perlu melihat dengan serius guna melakukan pencegahan dengan memalang jalan untuk sementara waktu.

” Sebelum terlambat kita harus palang jalan demi mengantisipasi masuknya virus Corona , hal ini serius agar  ada pemeriksaan Pejalan Kaki.”ujar Kobepa.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Deiyai, Naftali Magai, ketika di hubungi media papualives.com terkait dengan pendirian posko Satgas Covid-19 di pintu – pintu masuk kabupaten. Maka itu kampung Mudetadi dinilai cocok dan strategis.

” Sementara pintu masuk kabupaten di kampung Mudetadi berbatasan dengan kabupaten Mimika, maka layak untuk dijadikan Pos pemeriksaan virus Corona ( Covid-19 )  bagi Pejalan Kaki yang hendak melintas menuju Deiyai maupun Paniai.”katanya. (*)

 

Berikan Komentar Anda
Share Button