Balik Atas
Ada Kapal di belantara Hutan di Distrik Siriwo tak memiliki surat Ijin
 
Pewarta: Redaksi Edisi 02/07/2019
| 446 Views
Kapal di belantara hutan ini, di duga kuat  untuk mengeruk Emas di Siriwo (Foto:Dree/PapuaLives)

Nabire,Kapolres Nabire saat di konfirmasi mengenai kapal tersebut, Kapolres Nabire dan Satuan Kepolisian Polres Nabire,telah melakukan Peninjawan di Lokasi,dan benar ditemukan Kapal di Lokasi Kilometer 102 Siriwo Nabire.

Untuk Itu, Kapolres Nabire sudah bertindak sesuai dengan kewenangan dan Peraturan yang berlaku. Kami Persilahkan dari Instansi terkait yang mengemban fungsi pertambangan untuk mengecek langsung dan lakukan Investigasi bersama-sama.

” Penanganan pertambangan bukan hanya di Kepolisian saja, Melainkan ada Instansi lain mengemban fungsi pembinaan,pengawasan serta dapat mengambil tindakan hukum.”Hal ini di sampaikan Kapolres Nabire Saat Di Konfirmasi beberapa waktu lalu.

Terkait itu, John NR Gobai Selaku Anggota DPR Papua ketika di konfirmasi m,engatakan untuk apa ada kapal di Siriwo Nabire di Wilayah Siriwo Kilometer 102, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, pembuatan kapal harus memperoleh Izin dari Instansi terkait.

“Tempat pembuatan kapal seharusnya di dekat laut atau pelabuhan serta mempunyai Izin lisensi pembuatan kapal.
Dalam anrgka apa ada kapal raksasa di pesisir kali Seriwo, apakah agar bisa leluasa menyedot emas dari dalam Kali Siriwo.”kata Gobai.

Lanjutnya,Kapal raksasa yang dibuat oleh siapa sebenarnya. Untuk itu kami meminta kepada penegak hukum yang ada di kabupaten Nabire jangan hanya melihat sebelah Mata,tetapi segera mengambil tindakkan untuk mengecek seluruh dokumen perusahaan.

” Tolong di cek Kapal tersebut apakah mempunyai Izin, Jika tidak memperoleh Ijin maka harus segera dibongkar dan tidak boleh ada di bantaran kali Siriwo serta tidak boleh beroperasi untuk mengambil kekayaan alam di dasar kali Siriwo” terangya.

Untuk itu Gobai, Meminta kepada Gubernur Papua agar segera melakukan Evaluasi Perijinan Tambang Di Papua, Kepada Kapolda Papua segera membentuk Tim untuk turun ke lapangan dan menangkap pelaku jika tidak dapat menunjukan ijin yang lengkap.

“Tempat pmbuatan kapal di Kilo 102 Ruas Jalan Nabire- Paniai, sekarang tempat itu dipagar pertanyaan saya dipagar untuk apa,Untuk menyembunyikan apa, Publik sudah tau lalu mereka mau sembunyikan apa.”kata Gobai ketika memberika komentar terkait situasi dilokasi.

Berikan Komentar Anda