Alumni SMP/SMA YPPK Santo Antonius Sentani, Gelar Aksi Demo Terkait Ucapan Rasis Oknum Guru
Pewarta: Andreas Rumyaan
| 1286 Dibaca
EDISI TERBIT: 9 Maret 2020
Arahan dari Wakapolres Sentani kepada peserta aksi demo Rasis di SMP/SMA YPPK Antonius Sentani (Foto:Dree/PapuaLives)

Sentani, Hati ini Senin tanggal 09 Maret 2020 sekitar pukul 08.00 wit di lapangan sekolah SMP dan SMA YPPK Antonius Sentani Kabupaten Jayapura yang berlokasi tepatnya belakang Mall Borobudur Sentani telah berlangsung aksi demo penyampaian tuntutan terkait kalimat ucapan rasis oleh salah satu guru,yang dilakukan oleh sekitar 60 murid-murid dan para alumni sekolah Antonius Padua Sentani.

Aksi demo di hadiri oleh Waka Polres Jayapura, Kompol Iip Syararih Hidayat,SH, Kabag Ops Res Jayapura,Kompol Praja Wiratama,S.IK, Kabag Ren Polres Jayapura,Kompol Tri Widodo,Kapolsek Sentani Kota, AKP Lintong Simanjuntak,SH.MH, Kaur Intel Polres Jayapura, Ipda Didik Wahyu Hidayat ,SH, Personil gabungan sek dan res jayapura.

Kepala sekolah SMP Antonius Padua, Fransina Hikinda, Kepala sekolah SMA Antonius Padua, Grabrial Payung,Spd.

Dalam aksi demo ini ada tuntutan siswa berupa kata “KAMI SISWA/ SISWI SANTO AMTONIUS MEMINTA PERTANGGUNG JAWABAN KEPADA PIHAK SEKOLAH ATAS UNGKAPAN RASISME YANG DIKELUARKAN OLEH GURU”

Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak,SH.MH melakukan pertemuan dengan perwakilan -perwakilan murid dan para alumni Sekolah Antonius Padua dan di sepakati dari pihak murid-murid akan melakukan orasi kembali setelah itu pihak murid-murid akan membubarkan diri dengan tertib dan dari pihak keamanan. Adapun keterangan tambahan berdasarakan hasil wawancara dengan ibu guru an. Maria Goreti Usboko (NTT), Guru SMA Santo Antonius PADUA diperoleh informasi sebagai berikut :

Pada hari Sabtu tanggal 07 Maret 2020 Sekitar pukul 01.00 wit, di lapangan futsal sekolah Antonius Padua sedang dilakukan gladi bersih pengukuhan pramuka.

Pada saat protokol sedang membaca susunan acara, banyak anak-anak murid yang tidak perhatikan sehingga ibu guru an. Maria Goreti Usboko menegur murid-murid tersebut dengan kalimat “Kamu Makluk hidup atau makluk mat ..monyet” , selanjutnya atas kejadian tersebut murid-murid pada protes, dan pada hari Senin tanggal 09 Maret 2020 sekitar pukul 08.00 wit anak-anak murid bersama dengan alumni sekitar 60 orang melakukan orasi menuntut permintaan maaf ibu guru Maria Goreti Usboko kepada murid-murid dan memindahkan yang bersangkutan dari sekolah Antonius Padua sentani.

Sementra itu pihak kepolisian datangi Lokasi Demo, menghimbau agar Ibu guru meminta maaf, menghimbau agar anak-anak belajar dan tidak terprovokasi, memanggil Ibu Guru untuk dimintai keterangan.

Untuk diketahui bersama bahwa Setelah melakukan orasi para alumni dan siswa membubarkan diri dengan tertib.

Berikan Komentar Anda
Share Button