Amos Edowai : Uncen Tak Layak Kaji Otsus Papua

Anggota DPR Papua, Amos Edowai dalam salah datu kesempatan belum lama ini di Jayapura (Foto:Michael/PapuaLives)

DOGIYAI – Dengan adanya kajian Draf Otonomi Khusus yang di lakukan Universitas Cendarawasih (UNCEN) yang di serahkan kepada Gubernur Papua beberapa waktu lalu Dinilai Anggota DPR Papua, Amos Edowai menilai tak layak karena Otsus hadir karena layak Papua minta merdeka bukan karena adanya kampus Uncen.Hal itu diungkapkan melalui via telepon (22/09/2020) kepada media papualives.com.

” Kajian draf otsus yang dilakukan oleh pihak Uncen berdasarkan Undang Undang apa? Yang jelas dan sudah teratur dalam undang undang Otsus pada pasal 77 itu sudah jelas menyatakan bahwa “Usul perubahan atas Undang Undang ini dapat diajukan oleh rakyat Provinsi Papua melalui MRP dan DPRP kepada DPR, sesuai dengan peraturan perundang undangan”, oleh karena itu saya mewakil rakyat Papua, menilai pihak uncen tak layak kaji draf otsus”. “Kata Edowai ketika menghubungi media ini.

Selain itu, Edowai juga mempertanyakan bahwa, atas perintah siapa pihak Uncen kaji draf Otsus apakah perintah pasal 77 Undang-Undang Otsus dan juga sudah RDT atau belum oleh karena itu jika OAP belum perintah untuk pihak Uncen menkajinnya maka pihak Uncen harus tanjung jawab kepada OAP agar tidak menimbulkan sengketa yang merugikan orang lain terutama kepada orang asli Papua.

” Kami DPR Papua asal fraksi bangun Papua mendukung, mematuhi bunyi dari pada Undang-Undang pasal 77 oleh karena itu tak perlu interversi oleh pihak mana pun dalam penyusunan draf otsus, Yang berhak penuh untuk menyususn draf otsus adalah rakyat Papua itu sendiri maka itu pihak uncen tidak lagi mencari perhatian dari Negara.” tegas Edowai kepada media ini.

Berikan Komentar Anda
Share Button