BALIK ATAS
Antara Cinta dan Waktu
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaksi PAPUALIVES.COM 23rd November 2014
| 971 DIBACA

Sekali waktu, ada sebuah pulau dimana semua perasaan tinggal.

Perasaan-perasaan itu adalah kebahagiaan, kesedihan, pengetahuan, kekayaan, kesombongan, dan Cinta.

Suatu
hari diumumkan bahwa pulau akan tenggelam, sehingga semua perasaan
memutuskan untuk membuat sebuah perahu agar dapat meninggalkan pulau,
kecuali Cinta.

Cinta adalah satu- satunya yang tinggal.

Cinta ingin bertahan sampai saat terakhir.

Saat pulau hampir tenggelam, Cinta memutuskan untuk meminta bantuan.

Kekayaan melewati Cinta dengan sebuah perahu yang besar. Cinta berkata, “Kekayaan, dapat Anda membawa saya pergi bersama Anda?”
Kekayaan menjawab, “Tidak, aku tidak bisa. Ada banyak emas dan perak didalam perahu dan tidak ada tempat untukmu di sini.”

Cinta memutuskan untuk bertanya kepada Kesombongan yang juga lewat di sebuah kapal yang indah.
“Kesombongan, tolong bantu saya!”
“Saya
tidak bisa membantu Anda, Cinta. Kalian semua basah dan jika kalian
naik kedalam perahu itu dapat merusak perahu saya,” jawab Kesombongan.

Cinta lalu mendekati Kesedihan, “Kesedihan, biarkan aku pergi denganmu.”
“Oh… Cinta, saat ini aku sangat sedih!” jawab Kesedihan.

Kebahagiaan
dan perahunya berjalan melawati Cinta, tapi Kebahagiaan sangat gembira
sampai-sampai ia tidak mendengar saat Cinta memanggilnya.

Tiba-tiba, ada suara, “Ayo, Cinta, saya akan membawa Anda.”
kata
seorang yang kelihatan sangat tua. Saking lega dan bahagianya, Cinta
bahkan lupa menanyakan siapa orang tua itu. Ketika mereka tiba di lahan
yang kering, orang tua itu pergi begitu saja.

Menyadari telah berhutang budi.

Cinta bertanya kepada Pengetahuan “Siapa yang membantuku?”
“Itu adalah Waktu,” jawab
Pengetahuan.
“Waktu?” tanya Cinta. “Tapi kenapa Waktu membantu saya?” Pengetahuan tersenyum dengan hikmat dan menjawab,
“Karena hanya Waktu yang mampu memahami bagaimana berharganya Cinta.”

Berikan Komentar Anda