Balik Atas
Antara Langit dan Bumi
 
Pewarta: Redaksi Edisi 11/08/2014
| 1006 Views
Foto : langit dan bumi / ist

Aku tahu diri ku adalah seorang pendamba
Mendambakan sentuhan kasih nan lembut di suatu masa
Betapa sungguh mengharapkan kehadiran seseorang
Tuk menemani aku menuju bahagia s’lalu menjelang

Seraut wajah ayu membuat diri ku terpesona
Terselip antara benih-benih cinta nian membara
Menaburkan buang-bunga ros mewangi
Menghiasi di taman hati ku, bersemi

Cintaku mula-mula tumbuh begitu saja
Mengikuti nalar kewajaran akhlak makhluk mulia
Mencuatlah rasa rindu dan asmara di dalam kalbu
Diam-diam aku menaru perhatian padamu
Jiwa kini tergoyah oleh karena cinta
Dan tak kuasa menjaga keseimbangannya
Aku hendak mengungkapkan sejuta rasa
Hari ini, bila sang waktu mengijinkannya
Namun, ku sadari
Cinta ku bak langit dan bumi
Tak’kan pernah dapat bertemu dan bersatu
Karena titian perbedaan memisahkan aku dan kau
Antara langit dan bumi
Mengharapkan sesuatu yang tak’kan mungkin terjadi
Seperti engkau duduk di atas kemegahan tahta
Sedangkan aku hanyalah seorang hamba pendamba cinta
Tida jua rangkaian kata menata
Ku hanya bisa memendam cinta membara
Sekali menatap elok paras wajahmu
Ku hanya biasa tertegun sendu
Andaikan tiada jarak antara langit dan bumi
Aku pasti bisa menggapai jari-jemari
Namun, biarlah penyiksaan ini tersimpan rapi
Menunggu waktu terkuak dalam dunia mimpi 

Oleh : Chyku F.Tarenj  

Berikan Komentar Anda
Link Banner