Balik Atas
Aspirasi Masyarakat Pasar Sentral Kalibobo di Jawab Bupati Nabire
 
Pewarta: Redaksi Edisi 21/03/2019
| 191 Views
Salah satu warga Pasar Sentral Kalibobo ketika memberikan aspirasi (Foto:Dok.PapuaLives)

Nabire, Kondisi Jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo hingga saat ini cukup memperihatinkan, inilah yang menjadi salah satu aspirasi warga masyarakat yang berdomisili Komplek Pasar Sentral Kalibobo kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kabupaten Nabire.

Saat Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP berada di Komplek Pasar Sentral Kalibobo, Rabu guna memberikan bantuan bahan bangunan kepada warga korban kebakaran, dalam sesi tanya jawab dengan warga masyarakat korban kebakaran,  sejumlah aspirasi yang di ajukan salah satunya tentang jalan masuk asar kalibobo nabire, Menangapi hal tersebut Bupati Mengatakan, soal kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo memang perlu dibenahi oleh Pemerintah Daerah, tentunya hal ini juga akan menjadi prioritas dari Pemerintah daerah untuk segera di perbaiki. Dan Bupati Nabire juga akan memerintahkan instansi teknis untuk segera menangani hal tersebut.

Selain itu, warga Pasar Sentral Kalibobo juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera menertibkan Pasar-Pasar “Kaget” yang sudah menjamur di wilayah Kota Nabire. Dengan adanya Pasar-Pasar “Kaget” ini membuat aktifitas Pasar Sentral Kalibobo yang seharusnya menjadi Sentral aktifitas jual beli tidak berjalan maksimal. Karena, keberadaan Pasar-Pasar “Kaget” yang menjamur di Kota Nabire, banyak warga masyarakat dalam hal ini konsumen atau pembeli, sudah tidak lagi menggunakan Pasar Sentral sebagai Pusat, tetapi justru para pembeli kebanyakan saat ini sudah lebih memilih berbelanja di Pasar-Pasar “Kaget”untuk membeli kebutuhan sehari-hari di bandingkan datang di Pasar Sentral Kalibobo. Padahal, yang dikatakan Pasar Sentral adalah Pusat yang aktifitasnya seharusnya berjalan hingga tengah malam, tetapi  kenyataannya Pasar Sentral Kalibobo hanya beraktifitas kurang lebih hanya 8 hingga 12 jam sehari.

Terkait dengan hal tersebut, Bupati Kabupaten Nabire mengatakan, akan membentuk Tim Terpadu untuk menertibkan Pasar-Pasar “Kaget” yang menjamur di Kota Nabire. Sehingga aktifitas jual beli,  semua akan berpusat di Pasar Sentral Kalibobo.

“memang ini yang menjadi masalah saat ini, seperti Pasar Sore yang di Tapioka, ini sebenarnya tidak punya dasar. Tidak ada ijin dari Pemerintah untuk bangun Pasar di situ, yang resmi diberikan ijin oleh Pemerintah itu hanya Pasar Sentral Kalibobo dan Pasar Karang Tumaritis. Tapi, semua ini sebenarnya tergantung dari masyarakat itu juga. Tetapi, hal ini akan menjadi  suatu masukan untuk Pemerintah Daerah sehingga kedepan akan lebih di tertibkan.

Redaksi

Berikan Komentar Anda