Mahasiswa Puncak Jaya di Makassar Butuh perhatian soal asrama
Pewarta: Redaksi
| 361 Dibaca
EDISI TERBIT: 15 Juni 2020
Aksi demonstrasi pada Sabtu (13/6/2020) di depan asrama Puncak Jaya, Rappocini Lorong 9 Blok 7A (Foto : Armandho untuk PapuaLives)

MAKASSAR – Mahasiswa-Mahasiswi asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota studi Makassar butuh perhatian dari Pemkab Puncak Jaya, dalam Hal ini Kontrakan (asrama) Putra dan Putri yang sudah tidak layak untuk ditempati.

Protes soal asrama ini dilakukan para Mahasiswa/i asal Kabupaten Puncak Jaya dengan melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu (13/6/2020) di depan asrama Puncak Jaya, Rappocini Lorong 9 Blok 7A

Himpunan Pelajar mahasiswa/i Kab Puncak jaya ( HPM – PJ ) di kota studi Makasssar, mendesak agar Pemkab Puncak Jaya segera melihat Mahasiswa/i asal kabupaten puncak jaya yang sedang menempuh ilmu di kota studi makassar.

Menurut salah seorang Mahasiswa yang juga penghuni asrama, Desman Gire mengatakan sementara ini beberapa mahasiswa menumpang di kontrakan kabupaten lain dan juga ada sebagian besar tinggal di asrama Papua kamasan 4 Makassar.

“Asrama Puncak Jaya di kota studi Makassar memang sudah tidak layak huni karena ada beberapa faktor terkait bangunannya, kayu penahan sengnya sudah rapuh, Seng bolong – bolong dan banyak kamar yang tidak bisa dipakai serta ketika musim hujan air akan masuk semua” ungkap Desman Gire

“Maka asrama kami tidak layak untuk kami tempati atau tingal, sangat terganggu sekali untuk kami belajar. Kami mengalami hal ini dari tahun 2010 sampai tahun 2020 saat ini” tegas Desman

Yendi murib salah satu senior HPM – PJ juga menambahkan bahwa soal asrama HPM – PJ di Makassar ini sudah sekian lama dari tahun 2010 sampai 2020 saat ini dan sudah mulai ajukan surat proposal

“Dari tahun 2010, suarat yang ayang diayuakn ada 8 proposal tapi Surat proposal ini suda sampai dimana.???
dan juga tidak ada tangkapan balik sampai yang ada saat ini” ungkap Yendi Murib

“Bapak Bupati sendiri alumni makassar dan beliau pernah jadi menjabat dalam asrama Makassar, oleh sebab itu pemkab puncak jaya tangapai aspirasi kami ini dengan serius” tegas Yendi

Berikut ini beberapa poin tuntutan Himpunan Pelajar Mahasiswa/I Puncak Jaya HPM – PJ di kota studi Makassar kepada pemda puncak jaya:

1. Pemerintah kab. Puncak Jaya segera tangani/selamatkan mahasiswa yang terlantar di kota studi Makassar .

2 . Pemerintah kab. Puncak Jaya segera ( dalam waktu dekat) tinjau asrama puncak jaya di kota studi Makassar.

3 . Kepala dinas sosial segera mengambil tindakan untuk asrama puncak jaya aset pemda yang rusak parah.

4 . DPRD kab. puncak jaya segera mendesak pemda untuk turun ke kota studi Makassar.

Pengurus HPM–PJ Ligundi Wonda ikut bersuara .

Dia menyampaikan Salut buat teman-teman yang mengadvokasi masalah asrama Himpunan Pelajar Mahasiswa/I Puncak jaya Di Kota Studi Makassar.

“Semoga pihak pemda sadar bahwa apa yang kita sampaikan hari ini adalah sebuah bentuk keprihatinan mahasiswa/I Puncak jaya di kota studi Makasssar pada aset pemda yang tidak terurus. Kami tidak akan berhenti sampai disini,harapan kami aspirasi kami ini jawab dalam tahun ini sebelum bulan desember,” ungkap ketua HPM-PJ ini

“ Intinya pemkab Puncak Jaya, biarpun datang tim tidak jelas kapan akan perbaiki. maka kami tidak akan berhenti dan akan terus mengawal tuntutan kami.” Tutup Desman Gire

Berikan Komentar Anda
Share Button