Balik Atas
Bersama Ribuan Warga Dogiyai, Yakobus – Oskar Rayakan 1 Tahun Kepemimpinan
Pewarta: Redaksi Edisi 19/12/2018
| 338 Dibaca
Suasana Ibadah bersama seluruh PNS lingkungan Pemkab dan Seluruh Warga Kabupaten Dogiyai (Foto:Philemon/PapuaLives)

Dogiyai, Kepemimpinan Yakobus Dumupa – Oskar Makai sebagai bupati dan wakil bupati Kabupaten Dogiyai genap satu tahun. 18 Desember 2017 lalu dilantik Gubernur Papua, Lukas Enembe di Jayapura.

Sebagai ucapan syukur kepada Allah, perayaan kepemimpinan Yakobus – Oskar ditandai dengan ibadah bersama seluruh PNS lingkungan Pemkab Dogiyai dan ribuan warga.

Dalam sambutannya, Yakobus Dumupa mengatakan, hadirnya kabupaten Dogiyai dengan maksud yang sangat mulia. Selama memimpin Dogiyai satu tahun, telah menghadapi banyak masalah. Juga, ada sejumlah capaian yang telah dicapai dalam beberapa hal.

Ia meminta kepada seluruh warga Dogiyai agar tidak bahas lagi masalah Pilkada yang sudah selesai. Dalam pesta demokrasi, konsekwensinya kalah dan menang.

“Yang angkat-angkat masalah Pilkada hanya mereka yang tidak Dogiyai aman. Jangan bahas masalah Pilkada lagi,” minta Dumupa.

Dumupa menjelaskan, Visi ‘Dogiyai Bahagia’ sudah dirumuskan dalam RPJMD Dogiyai dan telah disahkan beberapa waktu lalu. Hal itu akan menjadi ‘kompas’ penyelenggaraan pemerintah Dogiyai dalam semua bidang lima tahun mendatang.

Dumupa menjelaskan, sejak dipimpinnya bersama Oskar, di Dogiyai banyak masalah yang ditinggalkan pemimpin sebelumnya. Dumupa mengkritik pemerintahan sebelumnya yang tinggalkan banyak persoalan baik dalam penyelenggaraan pemerintah yang ambur adul, pengelololan keuangan yang simpang siur, banyak penyakit sosial yang menggrogoti berbagai lini kehidupan.

Dumupa jawab berbagai isu yang berkembang. Salah satunya, aliran dana dari Dogiyai ke Pilkada Paniai dan Deiyai yang baru saja gelar pesta demokrasi.

“Silahkan cek berapa uang yang kami potong untuk bantu Pilkada Deiyai dan Paniai,” tegas Dumupa

Ia juga menegur kepada seluruh kepaka-kepala kampung yang salah gunakan uang dalam bantuan desa yang digelontorkan pemerintah. “Penggunaan keuangan negara harus dipertanggungjawabkan,” katanya

ia menilai banyak ASN Dogiyai yang tidak professional dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Banyak ASN yang minta jabatan tapi tidak tahu menjalankan tugas utamanya. Padahal, penempatan jabatan mesti berjenjang.

“Ada masalah lain yang kami hadapi adalah banyak warga yang belum sadar akan baiknya pembangunan yang dibangun oleh pemerintah. Siang hari dibangun sarana, malan, dirusakan oleh warga. Warga kita masih belum sadar,” katanya lagi

Dumupa melanjutkan, banyak lokasi pemerintah yang bermasalah hingga saat ini. Hal ini menghalangi berbagai program pemerintah yang mau kerjakan, ditingkat warga. Sehingga, Ia minta kepada seluruh warga Dogiyai agar nembantu pemerintahan Dogiyai.

Dumupa juga menjelaskan sejumlah Prestasi yang telah dicapai dalam satu tahun.

Kedispilinan pegawai yang sudah jauh lebih baik. Kesadaran dari ASN yang sangat signifikan naik. Itu akibat dari Inspeksi mendadak (Sidak) hampir tiap hari yang dilakukan bupati dan wakil bupati pada tiap opd lingkungan Kabupaten Dogiyai.

“Kami juga sudah rumuskan dan sahkan RPJMP kabupaten Dogiyai. Ini hal yang baik untuk kedepan,” katanya

Dumupa juga menambahkan pihaknya telah lakukan perbaikan dan peningkatan dalam pengelolaan keuangan. “Saya juga sudah perintahkan semua ASN, agar diwajibkan bawa Noken untuk setiap ASN,” tambahnya

Dumupa juga mewajibkan mengkonsumsi makanan lokal dalam setiap acara pemerintahan yang dilakukan setiap OPD di lingkungan Pemkab Dogiyai. Dengan maksud, hasil jualan dari mama-mama Dogiyai bisa laku. “Dengan cara itu, kita berdayakan mama-mama kita yang jualan di pasar,” katanya lagi

Untuk tahun kedepan, Yakobus Dumupa mengatakan, pihaknya akan fokus bangun system pemerintah yang baik, benar dan bersih, menyiapkan SDM ASN yang professional dan handal. “Agar kedepan Bupati boleh ganti, tapi ASN akan tetap ada trus.

Lanjut Dumupa, “Kami akan bangun kerja sama dengan siapapun untuk bangun Dogiyai. Kami sudah datangkan banyak orang dari berbagai kementrian untuk lihat Dogiyai dari dekat.”

Dia juga bilang tidak lagi ada diskriminasi di Dogiyai.

“Untuk kedepan, kami para bupati kawasan Meeuwodide akan genjot pembangunan kawasan Wilayah Meeuwodide. Sudah ada komunikasi awal. Dalam waktu yang dekat, kami akan bicarakan bertemu dan bahas,” lanjutnya lagi

Tapal batas dengan beberapa kabupaten tetangga sudah selesai. Tahun ini Pemkab Dogiyai melalui bagian Tata pemerintah sudah selesaikan dengan kabupaten Kaimana. “Tahun 2019 akan kami Fokus dengan Nabire. Kedepan kami akan bicara dengan Paniai dan Deiyai,” ujar Dumupa

Sementara Itu, dalam khotbahnya, Pdt. Bernadus Anou mengatakan semua orang Dogiyai harus bersyukur kepada Allah. Dalam rencana-Nya yang indah, Yakobus – Oskar sudah pimpin Dogiyai.

Dogiyai merupakan wilayah yang sangat subur. Sehingga, semua orang wajib menjaga. Agar, bersama bupati dan wakil bupati bisa bangun Dogiyai jauh lebih maju.

“Jangan ada perbedaan di Dogiyai. Karena, perayaan ini bertepatan dengan bulan kelahiran Sang Juruselamat umat manusia, Yesus Kristus,” tegas Anouw

Dogiyai luncurkan Website Pemkab

Pada acara tersebut juga, website milik Pemkab Dogiyai diluncurkan. Website dengan URL www.Dogiyaikab.co.id. itu diluncurkan secara resmi Bupati dan Wakil bupati Dogiyai, Yakobus – Oskar.

Yakobus Dumupa mengatakan, sejak dilantik, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengelolan pemerintahan secara terbuka.

“Jangan menutup diri. Pemda harus sampaikan seluruh pengelololan kegiatan pemerintah kepada seluruh warga Dogiyai juga kepada dunia luar,” kata Dumupa

Dalam website ini terdapat visi misi hadirnya Kabupaten Dogiyai dan visi misi dari bupati Dogiyai. Selain itu, Pemkab Dogiyai menyediakan berbagai informasi tentang Dogiyai.

Bupati Dogiyai rilis Album Makamo Band

Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa rilis Album Volume I, Makamo Band. Dalam sambutannya, Dumupa mengapresiasi kepada pimpinan dan semua personil yang sudah bekerja keras dan sudah hadirkan.

“Musik dan nyanyian adalah alat yang paling efektif tuk menyampaikan perasaan,” ungkap Dumupa

Pemkab Dogiyai, kata Dumupa, sangat apresiasi dengan kehadiran album musik yang dihadirkan pemuda/i Dogiyai. Untuk kedepan, Bupati berjanji siap bantu kepada kelompok-kelompok yang akan bergerak, baik seni tari, seni suara maupun kelompok-kelompok kreatifitas yang akan dikembangkan.

Dumupa berpesan kepada para pemuda Dogiyai agar tidak mabuk- mabuk lagi. Karena, hal itu akan merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Teruslah bernyanyi,” pesan Dumupa

Pimpinan Makamo Band, Yakobus Dogomo ucapkan Trimakasih kepada pemerintah Dogiyai yang telah biayai melalui dinas kebudayaan Dan pariwisata Dogiyai

Dalam lagu-lagu yang dinyanyikan dalam volume 1 ini, mereka mengajak bangun daerah Meeuwodide secara bersama. Selain itu, video yang diambil tidak hanya di Dogiyai tapi juga juga diambil di Deiyai dan Paniai juga.

“Kami akan jua Klip video volume l ini untuk pembuatan volume ke 2. Mohon partisipasi dari semua pihak,” kata Yakobus Dogomo

Makamo Band didirikan tahun 2015 oleh salah pemuda Terbaik Dogiyai, Yakobus Dogomo. Yakobus Dogomo adalah PNS di Pemkab Dogiyai dengan maksud untuk menarik anak-anak muda untuk tidak lagi terlibat dalam hal-hal yang kurang baik.

Personil Makamo Band, diantaranya: Andy Goo (Bass), Yuven Yobee (Keyboard), Kaliktus Iyai (Drummer), Francisco Iyai (Gitaris), Marlin Ikomou (Vokalis), Isak Mote (Vokalis), Marthen Waine (Vokalis).

Kegiatan perayaan tersebut diakhiri dengan pembagian dorprise kepada warga yang hadir dan makan bersama. Dalam acara tersebut juga telah hadir Bupati dan Wakil bupati Paniai

Philemon Keiya

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM