BTM:Pilih Kepala Kampung Yang Injak Pintu Gereja, Jangan Yang Suka Berkantor Di Bar Dan Mobil Rental!”

Segera Hentikan Kebiasaan Kepala Kampung Menggunakan Dana Kampung Untuk Melunasi Hutang-Hutang Pribadi Dan Keluarga

Hal tersebut ditegaskan oleh Walikota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM dalam sambutannya pada peresmian Para-Para Adat dan Rumah Maw (Rumah Laki-Laki) kampung Kayu Batu pada Selasa (25/09/2018). Mantan Kepala Distrik Abepura dan Ketua KNPI Kota Jayapura ini menyebutkan bahwa dana kampung yang digelontorkan pemerintah Kota Jayapura untuk kampung Kayu Batu adalah sebesar 6 Milyar rupiah sementara jumlah penduduknya hanya kurang lebih 800 kepala keluarga (KK).

Dengan nada tinggi walikota BTM menyinggung kebiasaan oknum kepala kampung yang sering menggunakan dana kampung untuk kepentingan pribadi dan berfoya-foya dengan minum mabuk di bar dan “berkantor” di mobil rental, Walikota Jayapura menegaskan jangan lagi memilih kepala kampung yang bermoral bejat seperti itu. Yang menggunakan dana masyarakat untuk memperkaya diri.

Belum lagi oknum kepala kampung yang sering berhutang di pengusaha dan toko-toko serta pemilik pemancingan untuk kepentingan pribadi dan keluarga mereka sampai puluhan bahkan ratusan juta rupiah lalu menggunakan dana kampung untuk melunasi hutang-hutang tersebut. Dimana seharusnya dana-dana itu digunakan untuk membiayai program-program pembangunan yang telah diputuskan bersama oleh masyarakat dalam Musrenbang Kampung.

Dalam kesempatan itu walikota BTM berpesan kepada Ondoafi dan masyarakat kampung Kayu Batu untuk menjaga dengan baik aset kampung yang telah dibangun pemerintah dengan menggunakan dana kampung tersebut.

kampung-kayubatu.id

Berikan Komentar Anda

Recommended For You