Balik Atas
Usai Dilantik,Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Gelar Ibadah Syukuran,Ini Pesan Tokoh Adat
Pewarta: Redaksi Edisi 21/02/2019
| 382 Dibaca
Foto bersama Bupati dan Wakil Bupati terpilih Deiyai beserta tamu dan para undangan yang baru saja dilantik dalam Ibadah Syukuran Bersama (Foto:Mikael/PapuaLives)

Jayapura, Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Deiyai gelar Ibadah Syukuran Bersama atas di lantikannya secara resmi menjadi bupati dan wakil bupati masa Jabatan 2019-2024. Ibadah tersebut mengangkat Thema “Allah Maha Adil Dalam Segala Hal” di pimpin oleh Pdt.Silas Pekei,STh  berlangsung di Gedung GOR Waringin Kotaraja Rabu (20/02/2019) pada pukul 16:00 waktu Papua sampai selesai.

(Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Dilantik )

Ibadah Syukuran tersebut di hadiri oleh ratusan masyarakat Deiyai,Mahasiswa, para rombongan Bupati dan wakil Bupati yang baru dilantik dan juga Masyarakat umum asal Meepago di Jayapura yang juga turut hadir memeriahkan syukurkan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Deiyai terpilih Ateng Edowai mengatakan bahwa  sangat berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Deiyai mana memberikan kepercayaan kepada saya dan wakil guna memimpin kurang lebih selama 5 Tahun mulai dari Tahun 2019 hingga 2024.

“Saya mengajak kepada lawan politik saya, mari kita bersatu berganden tangan membangun deiyai karena politik adalah hanya ada dua yaitu kalah dan menang itu soal biasa.”Katanya yang baru saja dilantik siang tadi.

Lanjutnya, selama saya menjabat sebagai bupati kabupaten Deiyai, uang APBD 10 Persen itu saya dialihkan untuk Tuhan dalam arti bahwa, 10 persen biaya pendeta dan pastor biaya upah dalam gereja dengan pembayaran tribulan.

“Bagi Pelajar atau Mahasiswa yang mampu berkomunikasi bahasa Inggris saya akan membiayai keluar negeri karena, kita orang Mee juga buktikan bahwa kita juga bisa.harapannya cukup saya yang sarjana strata satu (S1) oleh sebab itu bagi generasi muda Deiyai yang kemampuannya bisa berbahasa Inggris kami pemerintah siap untuk mempasilitasi sampai selesai.”jelasnya.

Perwakilan Tokoh adat bapak Hubert Mote  dalam sambutanyanya mengatakan bahwa atas nama selaku tokoh adat kabupaten Deiyai menyampaikan beberapa hal kepada bapak Bupati dan wakil Bupati yang baru saja dilantik sebagai berikut;

Pertama tama, Pemerintah Kabupaten Deiyai harus memberantas Miras,pinang karena itu bukan budaya pengunangan tengah lebih khusus lagi di kabupaten Deiyai. Miras dan pinang juga mengakibatkan Pengacauan, Pencarian,Aibon bahkan orang malas bekerja oleh karena itu pemerintah harus memperhatikan hal itu.

Kedua, Pemerintah juga jangan diam diri harus tegas kepada pihak yang membuang sampah di Danau Tigi karena selama ini orang buang sampah titiknya di danau tigi.Dengan buang sampah bisa mengakibatkan Danau dangkal dan kering, karena danau adalah model kekayaan milik kabupaten Deiyai. Ketiga, pemerintah harus kontrol kepada pihak keamanan karena, demi kenyamanan kita bersama agar tidak mengulangi hal hal yang terjadi sebelumnya di Deiyai dan juga ditanah Papua.

Mikael Edowai

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM