Balik Atas
Bupati Keerom Ajak Yayasan Khatolik Kelola Sekolah Berpola Asrama
 
Pewarta: Redaksi Edisi 11/12/2014
| 981 Views
Bupati Kabupaten Keerom, Yusuf Wally,SE.MM  Foto:keerommembangun.weebly.com/

Keerom 11/12/2014 – Rencana Pemerinta Kabupaten Keerom untuk terus membangun pendidikan ke pelosok-pelosok Kabupaten Keerom dengan metode sekolah berpola asrama  terus ditindak lanjuti .Pendidikan berpola asrama kini masuk dalam tahapan pembangunan fisik.

Bupati Keerom Yusuf Wally,SE.MM mengatakan,saat ini pihaknya akan memilih siapa yang nanti akan mengelolah sekolah berpola asrama yang di bangun oleh pemerintah daerah. kerjasama besama pihak pengelola asrama ini secara independ yang betul-betul punya kapasitas dan kualitaas untuk mengelola untuk mengelola sekola berpola asrama ,baik dari sisi pendidikan maupun pendidikan moral dari siswa yang akan masuk ke sekolah yang berpola asrama ini.

“jadi saya sudah melakukan pendekatan dengan yayasan katolik untuk melakukan pengelola sekolah berpola asrama ini , dengan alasan selain distrik senggi kebanyakan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut beragama khatolik sehingga dengan pola katolik mampu untuk membina siswa dengan baik”,ungkapnya kepada media saat ditemui di kantor DPRD Keerom selasa(9/12) kemarin

Menurutnya ,pemerintah memilih yayasan katolik untuk membina sekolah berpola asrama karena untuk selain kecerdasan siswa yang nanti akan diisi oleh guru-guru yang bertugas di daerah tersebut tetapi juga mendidik siswa agar juga memiliki karakter yang baik,dan karakter yang baik ini akan dibini dengan pendekatan agama.

“Pendekatan karakter ini harus didekati dengan pendekatan agama tidak bisa dengan yang lainnya sebab kita lihat kalau hanya mengandalkan didikan saja seorang bisa pintar tetapi kelakuan moralnya mudah dipengaruhi dengan hal-hal dalam lingkungan”jelas bupati wally
“Konsep ini sesungguhnya dilatarbelakangi persolan pendidikan yang selama ini tidak berjalan dengan baik di Distrik-Distrik daerah perbatasan yang terpencil hingga dari sisi pemerataan pendidikan ini sangat tidak seimbang hanya ada di distrik Arso dan Skanto saja yang maju pendidikannua,”Katanya

Jo/nan/CEPOS:11/11/2014
Berikan Komentar Anda