Balik Atas
Bupati Nabire ” Siap Pulangkan Mahasiswa Exodus Ke Kota Studi Masing Masing “
 
Pewarta: Andreas Rumyaan Edisi 09/10/2019
| 435 Views
Foto bersama usai FGD Bupati Nabire dan Wakil Bupati ,TNI/Polri beserta unsur terkait lainnya di Polres Nabire (Foto:Dree/PapuaLives)

Nabire,Bertempat di Ruang Reformasi Birokrasi Polri Polres Nabire dilaksanakan Focus Group Discussion ( FGD ) dalam rangka menyikapi Perkembangan Situasi di Wilayah Kabupaten Nabire, Rabu (09/10/2019).

Kegiatan Focus Group Discussion ( FGD ) di pimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, SIK, dan dihadiri oleh Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos, MAP, Wakil Bupati Kabupaten Nabire Amirullah Hasyim, S.IP, MM, Dandim 1705 / PN Letkol Inf. Jimmy TP Sitinjak, Kajari Nabire Ramadani, SH, MH, Ketua DPRD Kabupaten Nabire yang di wakili oleh Alex Kamiroki, Para FKUB Se- Kabupaten Nabire, Para Tokoh Adat / Kepala Suku Se-kabupaten Nabire, dan Para Pejabat Utama TNI / Polri.

Kapolres Nabire dalam sambutannya, menyampaikan bahwa. “Pertama – tama kita panjatkan Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang mana kita bisa hadir dalam kegiatan Pertemuan dalam rangka menyikapi Perkembangan Situasi di Wilayah Kabupaten Nabire,” sambut Kapolres Nabire.

“Terkait peristiwa – peristiwa yang telah terjadi di kabupaten lain seperti Jayapura dan Wamena, yang kita tau bersama bahwa Kabupaten Nabire sampe saat ini situasi Sitkamtibmas di Kabupaten Nabire aman dan kondusif,” ungkap Kapolres Nabire.

Sementara itu Bupati Nabire menyampaikan, bawa di wilayah Kabupaten Nabire  ini Aman tidak ada yang namanya Demo – Demo lagi.

“Sehubungan Penyampaian aspirasi ada jalurnya harus melalui DPRD setelah itu baru sampaikan kepada Bupati,” ucap Bupati Nabire.

“Mahasiswa untuk kabupaten Nabire kita tanggung Jawab sedangkan untuk kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya silahkan balik ke kabupaten masing – masing,” kata Bupati Nabire.

Untuk itu Bupati Nabire meminta kepada pihak gereja agar mendata mahasiswa asal nabire, sehingga pemerinrah daerah dapat mengembalikan mahasiswa ke kota study masing masing, karena generasi penerus yakni mahasiswa itu sendiri, untuk itu perlu SDM yang baik guna membangun kabupaten nabire ke depannya.

Berikan Komentar Anda