Balik Atas
Camp Paskah Anak-Anak Jalanan “Memaknai Kematian dan kebangkitan Yesus Kristus”
Pewarta: Redaksi Edisi 21/04/2019
| 249 Dibaca
Kegiatan camping paskah bagi anak-anak jalanan dibina di rumah singgah generasi emas Papua (Foto:Amos/Papualives)

Nabire,Telah dilaksanakan kegiatan Camping Paskah anak-anak jalanan binaan Rumah Singgah Pemulihan Generasi Emas Papua, Yayasan Siloam Papua, berlangsung selama 2 hari dari tanggal pada tanggal 19-20 April 2019, diikuti 12 orang anak dari target 25 anak. di Gereja GPDP Bukit Zaitun Air Mandidi Samabusa, Distrik Teluk Kimi Nabire.

Menurut Amos Yeninar selaku pengelola Rumah Singgah, anak-anak yang tidak jadi ikut camping paskah ini kurang bersemangat karena dari hasil razia yang dilakukan pengelola rumah singgah, ditemukan lem yang digunakan anak-anak ini untuk mabuk.

“Anak-anak ini sendiri meminta agar rokok dan lem harus dibawa ke tempat camping paskah agar mereka mau mengikuti camp paskah, namun hal ini tentu tidak disetujui.”kata Amos

Namun bagi Amos, 12 anak baginya sudah lebih dari cukup karena merekalah yang dipilih Tuhan untuk dibentuk selama camping paskah. Ke 12 anak ini ditemani oleh 13 anak dari Jemaat GPDP Bukit Zaitun Air Mandidi.

” melalui kegiatan camping paskah bagi anak-anak jalanan yang dibina di rumah singgah generasi emas Papua ini, mereka dapat memaknai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus dalam kehidupan mereka.”harapnya.

Perlu diketahui juga materi- materi yang disajikan diantaranya materi tubuh adalah bait Allah, bahaya miras, bahaya narkoba, bahaya lem, game tentang kejujuran, disiplin, mengasihi dan menolong, sertai pemutaran film kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

Anak-anak ini rencananya akan mengikuti pawai obor paskah pada minggu subuh (21/04/2019), namun karena ada kedukaan di warga jemaat GPDP Air Mandidi, maka anak-anak tidak jadi mengikui pawai obor

nabire.net/Red

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM