BALIK ATAS
Deerd Tabuni: Jangan Atas namakan Goliat Untuk Proyek Guna Dapatkan Uang
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 16th Februari 2016
| 1292 DIBACA
Deerd-Tabuni papualives
Anggota DPR Papua, Deerd Tabuni (Foto:Ist)

 

Jayapura,16/02/2016,PAPUALIVES.COM – Adanya  penyerahan diri sejumlah Anggota TPM/OPM yang dikatakan merupakan anak buah Goliat Tabuni  yang telah menyerahkan diri bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasalnya dari informasi yang diterimanya dari Goliat anggota TPN/OPM yang meyerahkan diri tersebut  sudah diusir sejak lama oleh Goliat.

Bukan hanya itu, adanya informasih yang mengatakan goliath akan turun dan bergabungn dengan NKRI ditepisnya, karena dari informasi yang disampaikan kepada Deerd Tabuni bahwa pimpinan TPN/OPM Goliath tidak mengatakan untuk turun  bergabung dengan NKRI.

“Yang saya lihat, beberapa bulan Januari yang lalu, Teranus Enumbi dan teman-teman yang turun itu saya tanya ke Goliat Tabuni bagaimana dengan anak buah bapak yang turun, sekalian dengan bapak yang mau turun,? Dan beliau bilang beliau  tidak pernah menyatakan diri turun. “Kalau saya turun jaminannya apa? Saya turun, tapi dibelakang jaminannya apa?,” beliau bilang begitu” kata Deerd kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (16/2).

Lanjut Deerd, jika Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak, antar lintas wilayah pegunungan tengah, Puncak, Tolikara, Lanny Jaya, Nduga Dan Wamena, kalau memang bicara benar Goliath akan turun  kami berikan yang terhomat dan terbaik, untuk dia nayatakan mau turun dan kembali ke NKRI itu, kami beri apresiasi yang luar biasa.

“Tapi hanya jual nama dan kepentingan pribadi, jual nama dan jadi proyek untuk kepentingan pribadi, itu jangan. Itu bisa jadi masalah yang lebih besar lagi. Kalau bilang  bicara dengan Goliat Tabuni, itu nomor hp nya berapa? Kalau anton tabuni,Militer mruib dan bawahannya siapa, kita biocara pasti, baru jelas,” ujarnya.

Lanjut Deerd,  Goliat Tabuni sudah ijinkan untuk silahkan pemerintah melakukan pembangun sebagaimana pikiran pemernitah  dan Goliat tidak mau angkat senjata. “Dia ijinkan untuk bangun, dia bukan inginkan untuk angkat senjata, kalau ada yang angkat senjata berarti disitu akan ada perlawanan karena rombongan goliath tabuni dan TNI/Polri punya senjata,”ujarnya.

Namun Deerd berharap jangan ada  oknum yang melakukan tindakan atas nama mereka, sampai hari ini dirinya  selaku penghubung dalam arti untuk menghubungkan Goliath Tabuni untuk membuktikan kebenaran, menyampaikan kepada public.” sekali-sekali jangan pakai atas nama goliath tabuni, jangan jual manusia dengan proyek dengan medatangkan uang,”ujarnya.

Kendati demikian dirinya memberikan apresiasi jiak memang ada naggota TPN/OPM yang ingin bergabung ke NKRI.

“Kami tidak melarang, kami DPR punya hati yang sama untuk melobi mereka, tapi DPR  tidak punya uang, yang punya uang pemerintah. Kita sampaikan aspirasi, , kalau pemerintah punya uang silahkan saja, ajak tapi ajak yang benar,”imbuhnya.

Lanjutnya,terkait kembalinya anggota TPN/OPM ini siapa yang tanggungjawab, ini persoalan dasar dan pemerintah harus memperhatikan  kelangsungan hidup mereka kedepan  dengan solusi yang baik demi kemajuan mereka.

“Jangan diajak jalan-jalan saja main-main, tapi pulang jika tidak diatur baik,jaminan hidup mereka, bagaimana mereka tenang dalam NKRI, keterlibatan mereka dalam membangun, kasih kesempatan kepada mereka kerja, makamereka itu tenang,”ucapnya.

Dikatakan , jiak mereka kembali pulang kampong dan  dibiarkan, ada resiko dan dampak-dampaknya sehingga  harus antisipasi. “kami antisipasi secara pribadi, bupati kami beri apresiasi. Selanjutnya, bupati kasih pekerjakan mereka,yang secara manusia. JIka tidak, mereka bilang hidup diluar lebih bagus daripada masuk di dalam ini. Dan tidak perhatikan serius, jangan sampai mereka balik belakang lagi,”tuturnya.

Ditambahkan , al;angkah baiknya mereka yang sudah bergabung dengan NKRI dipekerjakan yang layak dan terhormat, sehingga jika mereka hidup sejahtera dan baik,maka teman-teman mereka di luar dapat melihat dan tergerak untuk kembali ke pangkuan NKRI satu persatu dan bisa menikmati pembangunan.(odon)

wiyainews.com

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM