Douw Bupati: Jangan Main-Main Kami Bukan Hanya Urus Kamu Saja !

Bupati Nabire, Isaias Douw,S.Sos. MAP selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Nabire, saat menyerahkan karangan bunga dan surat keterangan sehat kepada 8 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembu, di BLUD RSUD Nabire, Jumat (28/5/20). (( Foto : Akbar/PapuaLives )

 

NABIRE-Imbas dari sala satu pasien terpapar positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sering kabur dari tempat karantina untuk jenguk keluarganya. Lantaran itu menyeret kedua anaknya terpapar positif Covid-19. Hasil pengumuman tes swab, Rabu (14/5/2020).

Tak hanya kedua anaknya, atas ulah pasien ini seorang Petugas Medis (Bidan,red) yang kini bertugas di Ruang Bersalin RSUD Nabire pun harus Ia menambahkan dalam daftar pasien terpapar positif Covid-19. Hasil pengumuman tes swab, Jumat (28/5/2020).

Menyusul adanya tiga orang yang Ia seret dalam dafar pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Bupati Nabire, Isaias Douw,S.Sos. MAP selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, terpaksa harus angkat bicara blak-blakan.

“Kami sedang buang tenaga biaya dan waktu. Jangan main-main kami bukan hanya urus kamu saja,”tandas Isaias dalam sambutan non teks, pada acara pengembalian 8 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh dari paparan Covid-19 kepada keluarga dan masyarakat, di BLUD RSUD Nabire, Jumat (29/5/2020).

Jika masi terulang kali yang ketiga, Isaias ancam pasien tersebut akan dikembalikan ke tempat asalnya. Pasalnya Isaias menilai ada penambahan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19, karena ula sala seorang pasien positif Covid-19 yang kini berstatus OTG. Demi jenguk Sering kabur dari tempat karantina mandiri yang sudah disiapkan oleh Pemda.

“Saya pesan kepada pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat tidak bole kabur-kabur pulang pergi ke keluarga. Kami ini sedang buang tenaga, biaya dan waktu,”imbuh Isaias.

“Sakali lagi ini sebagai peringatan, jika masih terulang yang ketiga kali saya akan kembalikan ke tampat asalnya,”tegasnya.

Menurut Isaias, tindakan tak terpuji yang dipertontonkan oleh pasien tersebut adalah faktor kesengajaan, meremehkan dan mempermainkan upaya yang sedang dilakukan Tim Gugus Tugas dan Tim Medis dalam memerangi dan memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Nabire.

“Kami ini tinggalkan tugas, sekolah, keluarga bahkan tinggalkan pembangunan hanya untuk urus kamu saja.Tapi ada pasien yang sengaja main-main kita. Ada sangsi nanti,”tandas Isaias memperingatkan.

Lebih lanjut, Ia berterima kasih dan memberikan anjungan jempol terutama kepada tim medis yang kini sedang melayani dan merawat pasien covid-19 di RSUD Nabire.

Saya berterima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh tim gugus tugas, terutama tim medis yang sudah melayani dengan hati. Tuhan akan membalas semua pelayanan tim medis,” sahut Isaias.

Sebab Isaias menilai, perlahan namun berangsur puli dari ancaman virus mematikan tersebut adalah usaha dan kerja keras dari para tim medis, dan Tuhan pun turut bekerja dan mengabulkan atas untaian Doa-doa dari dari semua fihak

“Mari kita mendukung terus kepada seluruh gugus tugas yang bekerja siang dan malam tanpa kenal lelah. Kita semua inginkan agar Nabire dan Meepago segera bebas dari Covid-19 dan aktivitas masyarakat normal kembali,”pintahnya mengakhiri. (**)

Berikan Komentar Anda
Share Button