BALIK ATAS
TENTANG KAMI |REDAKSI | DISCAIMER| SITEMAP| PRIVACY| IKLAN | KODE ETIK| PENGADUAN |
DP3A Nabire gelar workshop peningkatan peran perempuan orang asli papua
Diterbitkan Oleh: Redaksi Date 11th Oktober 2018
| 70 DIBACA

Nabire,Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A ) kabupaten Nabire menggeral sebuah  workshop dalam peningkatan peran perempuan orang asli papua (OAP) hari Selasa (09/10/2018) berlangsung di Auala Guest House Nabire.

Peningkatan Kapasitas Perempuan Orang Asli Papua (OAP) untuk lebih mengenal dan mengembangkan potensi diri sebagai warga negara yang mampu menggunakan hak-hak asasinya dengan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan. Peserta yang hadir sekitar 15o dihadir pemateri dari Kesbangpol,KPU Nabire,Bawaslu Nabire,Aktivis Politik,Kementrian DP3A RI serta Serta DP3A Provinsi Papua dan DP3A Kabupaten Nabire.

Kegiatan ini dikhuskan bagi perempuan asli papua yang terdiri dari  Caleg Pileg 2019 ,Tokoh Permpuan,Para Pengambil Kebijakan dan Tokoh Adat.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kabupaten Nabire Amirrulah Hasim membuka secara resmi workshop tersebut mengatakan bahwa peranan perempuan asli papua tahun 2018. Ia mengharapkan kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik,sehingga materi yang disampaikan dapat di terapkan di tegah masyarakat.

“Untuk itu melalui workshop ini perempuan asli papua dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengambil keputusan dan mampu meningkatkan perilaku kepemimpinan dan berpartisipasi untuk menumbuhkan kreaktifitas seseorang atau kelompok dalam pencapaian pembanguan suatu kawasan atau lingkungan” Kata Amirullah (09/10/2018) di Guest House Nabire.

Ketua Panitia Pelaksana Nona Mallisa ketika ditemui media ini juga mengatakan bahwa tujuan diadakan workshop ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan orang asli papua dalam pengambilan keputusan dan menumbuhkan perilaku kepemimpinan perempuan yang berorientasi pada kesejahteraan dan keadilan gender” Ucapnya.

Sementara itu Ketua DP3A Kabupaten Nabire Yufinia Mote berharap kegitatan ini dapat memberikan peluang bagi adanya keterwakilan perempuan di kursi Legislatif pada Pileg Nantinya.

“sehingga perempuan papua mampu bersuara tentang hak-hak perempuan khususnya di kabupaten nabire”kata Yufinia kepada media ini.

Berikan Komentar Anda