DPR Papua siap terima aspirasi rakyat Papua terkait Otsus jilid II
Pewarta: Michael Edowai
| 717 Dibaca
EDISI TERBIT: 11 Juli 2020
Amos Edowai anggota DPR Papua dalam salah satu kesempatan belum lama ini di Jayapura  (Foto:Michael/PapuaLives)

JAYAPURA – Salah satu Anggota DPR Provinsi Papua , Amos Edowai yang menjabat di Komisi I DPRP Menyempaikan bahwa Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 21 tahun 2001  akan berakhir pada pada tahun 2021 tersebut  yang mana masyarakat Papua telah mengantar sebuah peti jenazah di kantor DPR Papua beberapa bulan lalu dan pada prinsipnya DPR Papua juga akan mendukung akan hal itu.

” Kami DPR Papua adalah memperpanjangan tangan dan lida dari rakyat Papua yang ada di Provinsi, dalam artian bahwah DPR Papua ada karena rakyat oleh karena itu, kami DPR Papua siap terima dan menindaklanjuti aspirasi rakyat Papua terkait Otsus.”ungkap Edowai ketika berikan keterangan Pers kepada wartawan papualives.com,Jumat (10/07/2020) di Sekretariat IPPMODS Kota Raja Dalam.

Lanjutnya, Pihaknya juga telah menyampaikan kepada Aparat TNI/Polri, Provinsi Papua dan pihak Jakarta bahwa pada saat ini, menolak Otsus Jilid II, Sehingga DPR Papua berharap tidak ada lagi korban jiwa dari kedua pihak yakni masyarakat Papua dan pihak TNI/Polri terkait masalah Otsus Jilid II ini.

“Kami megajak kedua bela pihak tinggal tenang dan tahan emosional yang kemudian mengorbankan pihak lain. Kami sampaikan kepada pemerintah pusat sudah merekomendasikan kepada pemerintah untuk 4 pen yang harus di pelajari oleh pemerintah dalam menyelesaikan konflik masalah Papua” jelasnya (10/07/2020) siang itu.

Selain itu, Edowai juga menambahahkan DPR Papua tetap di pihak rakyat oleh karena itu, DPR Papua menyampaikan kepada pihak Kepolisian,TNI/Polri, Pihak Jakarta,Pihak Pemerintah Provinsi Papua, Pihak Mahasiswa dan Pihak Masyarakat kita mampu menahan emosional dalam menyelesaikan masalah Papua.

” Namun pihak pihak terkait tak ada yang ciptakan konflik diatas Tanah Papua mengorbangkan Pihak lain.” tambahnya. Edowai juga berharap , Tak ada lagi paksaan kehendak dengan kemauan rakyat Papua. “ Pada Prinsipnya Kami pihak DPR Papua akan mengikut kemauan Rakyat Papua itu sendiri.” Pungkas Edowai yang mewakili Fraksi Bangun Papua.

Berikan Komentar Anda
Share Button