BALIK ATAS
DPRP Tinjau Kondisi Pembangunan Jalan Trans Paniai – Intan Jaya
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 30th Maret 2016
| 988 DIBACA
Pertemuan DPRP Komisi I dan V Bersama Masyarkat dan 8 Distrik, di Balai Distrik Agadide, Komopa,Paniai (Foto:demianus bunai)

Paniai,30/03/2016,PAPUALIVES.COM – Dalam Pertemuan tersebut, dihadiri  perwakilan 8 Distrik, diantaranya Distrik Baya Biru, distrik Wegemiyo, Distrik Topiyai, Distrik Fajar Timur, Distrik Ekadide , Distrik Agadide, Distrik Bogobaida dan Distrik Agadide bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Komisi I dan V berlangung di balai Distrik Agadide ,Selasa, 29/03/2016 seperti yang dilangsir di media online kabarmapegaa.

“Asprasi yang ajukan oleh Masyakat kami terima,Tutuntan masyarakat Material yang telah di ambil oleh PT. Modern di “Duapuga” dan “Bekopuga” harus bayar dengan seutunya”.Hal ini sampaikan oleh DPRP  Komisi V, Deki Nawipa Setelah cek kembali tentang sistem pemerintah PT. Modern yang sedang jalan sistem kurang jelas terhadap  masyarakat Agadide.

Setelah Ditinjau Kemabali PT. Modern membayar uang permisi yang telah di bayar ke Hak Ulayat belum ada kesepakat oleh masyarakat setempat.

“PT. Modern bahwa uang “permisi”yang telah di bayar ke Hak Ulayat belum sepakat bayar buta-buta sebelum ada kesepakatan oleh masyarakat setempat.kata Nawipa.

Sementara itu, DPRP Komisi anggota I, Bidang POLHUKHAM, Laurens Kadepa,menambahkan bahwa perlu adanya poit kesepakatan yang disepakati oleh  antara PT. Modern, pemeritah daerah, DPRD dan masyarakat

“Kami akan tunggu perjanjiannya berdasarkan UU OTSUS No.21/Tahun 2001 tentang penghormatan terhadap hak-hak Dasar Orang Asli Papua, khusus proses pembayaran ganti-rugi kerusakan lahan, kebun, pagar, pohon dan lain-lain.”tambahnya.

Intan, Pimpinan PT. Modern yang sedang Operasi di Agadide, menerima Aspirasi DPRP maupun Masyarakat tersebut ,kemudian ia akan meneruskan informasi tersebut kepada atasan perusahan

“saya terima dan  saya akan teruskan infomasi ini ke atasan, kalau kita perusahan itu, bayar pertahunan saja, sistem bayar perkilo kami tidak tahu”tutupnya

KABARMAPEGAA/ADMIN/DEMIANUS BUNAI

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM