Balik Atas
Gubernur : Pers Papua Barat Berkembang Pesat
 
Pewarta: Redaksi Edisi 10/02/2016
| 1253 Views
Gubernur-Papua-Barat-Abraham-O.Atururi-655x360
Gubernur Papua Barat, Abraham O.Atururi (Foto:Ist)

Manokwari,10/02/2016,PAPUALIVES.COM – Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi, pada puncak perayaan Hari Pers Nasional wilayah Papua Barat 2016, menilai pers diwilayah tersebut mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Meskipun demikian, pada kegiatan yang dilaksanakan di Manokwari, Selasa, ia mengakui masih ada aksi kekerasan dan intimidasi yang terkadang dialami wartawan di daerah tersebut.

“Kita sadar, tidak mungkin akan ada demokrasi tanpa kebebasan pers, sebaliknya pula, hanya di dalam negara demokrasi, pers akan menemukan kebebasannya,”kata dia dalam sambutan yang dibacakan, Asisten III, Franciskus Kosamah dalam peringatan HPN ke-70 tingkat Papua Barat di ruang propouse LPP RRI Manokwari, Selasa (9/02/2016).

Gubernur menyebutkan, pemerintah Provinsi Papua Barat tidak memiliki niat sediktipun untuk membatasi serta mengekang kebebasan pers. Dia pun mengimbau, pemerintah daerah ditingkat kabupaten/kota melakukan hal yang sama.

Gubernur mengakui, perkembangan pembangunan, serta kemajuan masyarakat di daerah ini tidak luput dari keterlibatan peran pers. Baginya, bangsa yang maju, pemerintah yang baik, efisien dan produktif memerlukan peran semua pihak, salah satu elemen diantaranya adalah pers.

“Hari ini, kita bisa sama-sama menyaksikan bagaimana peran pers bagi kemajuan Papua Barat. Pada kesempatan ini,  saya atas nama pemerintah Provinsi Papua Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena belum bisa membalas jasa rekan-rekan pers semua,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia pun mengingatkan pers di Papua Barat, agar dapat menyampaikan informasi sesuai fakta. Ia pun minta pers membuka diri terhadap kritikan yang disampaikan masyarakat atas pemberitaan.

Menurutnya, beberapa tahun terakhir ini, masyarakat semakin kritis dan cerdas. warga di daerah itu, sudah berani mengkritik pejabat pemerintah, serta pemberitaan dan tayangan media massa.

“Kita harus rela menerima kenyataan ini dengan hati terbuka, sebab pers juga yang turut membuat rakyat menjadi cerdas dan kritis. masyarakat yang kritis akan mendorong kita makin hati-hati. pemerintah Papua Barat pun kini bersikap hati-hati, jika tidak, pemerintah akan dikritik dan disalahkan oleh masyarakat,” tuturnya.

Dia mengajak pers bekerja dan melaksanakan peranya secara cermat dan hati-hati, jika tidak, pers akan dikritik oleh masyarakat. Diera demokrasi, kata dia, semua pihak harus bersikap terbuka dan lapang dada menghadapi kritik.

Kosama menambahkan, dalam waktu dekat, Papua Barat akan mengikuti pilkada seratak untuk memilih gubernur dan wakil gubernur. Ia berharap, pers membantu pemerintah untuk mencipatakan pilkada yang aman, damai serta lancar.

Wiyainews.com

Berikan Komentar Anda