Balik Atas
Harapan Mama Mama Papua Pasar Bintuni
 
Pewarta: Redaksi Edisi 27/01/2018
| 699 Views
Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si GSBI Perwakilan DPC Teluk Bintuni melihat kesejahteraan Mama-mama Papua di pasar sentral Kabupaten Teluk Bintuni (Foto:Daniel/PapuaLives)

Bintuni,  Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si dari Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Perwakilan DPC Teluk Bintuni meminta pemerintah daerah dalam hal ini SKPD terkait untuk melihat kesejahteraan Mama-mama Papua di pasar sentral Kabupaten Teluk Bintuni.

Menurutnya Sudah saatnya Mama-mama pasar ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Mengingat sebagian besar atau 75 persen masyarakat kita ini bermatapencaharian sebagai petani dan nelayan. Oleh sebab itu, pemerintah harus menyediakan Sarana yang cukup memadai untuk mereka, meskipun hanya untuk sementara waktu. Saya juga tidak menutup mata dengan apa yang sudah di lakukan oleh pemerintah, namun saya melihat masi ada kekurangan yang perlu kita benahi bersama.

Saya menyampaikan ini berdasarkan curahan hati Mama-mama pasar ini kepada saya. Mereka berkata bahwa, memang pemerintah dorang sudah bantu kita dengan payung jualan ini, tapi kita masih butuh bantuan yang lain seperti Terpal, Kayu dan saluran pembuangan (Got), supaya kalau hujan dan angin kita tidak kena banjir dan payung-payung jualan ini tidak terbang tertiup angin. Sebab kalau hujan datang pasar ini banjir, angin tiup kita punya payung-payung jualan ini, akhirnya kita tidak bisa duduk untuk jaga kita punya jualan, sudah begitu pembeli juga tidak bisa masuk beli kita punya jualan karna pasar ini tergenang oleh air.

Hal inilah yang perlu kita lihat bersama. jika pasar sudah baik, bersih dan tertata rapih maka akan menarik perhatian para pembeli untuk menjajani jualan mereka. Sehingga hasil dari jualan ini dapat membantu Mama-mama Papua kita untuk dapat menyekolahkan anak-anak mereka. Dengan demikian maka sinergitas antara, rakyat, pasar dan pemerintah berjalan dengan baik.

Disamping itu saya juga bertanya kepada mereka mengenai pasar lama yang sedang di rehap, Mama-mama ini berkata, kalau soal itu mereka tidak tahu, kita serahkan saja ke pemerintah. Cuma kita berharap bisa cepat selesai agar kita bisa jualan kembali seperti dulu.

Daniel MD

Berikan Komentar Anda