Balik Atas
Hardiknas Diharapkan Seluruh Stakholder Bersatu Ciptakan Pendidikan Baik di Nabire
 
Pewarta: Redaksi Edisi 02/05/2017
| 362 Views
Saat memberikan hadiah dalam rangka Hardiknas di Kabupaten Nabire (Foto:Andre/PapuaLives)

Nabire,Dalam peringatan hari pendidikan nasional (hardinas) 2 mei 2017 diharapkan dunia pendidikan, pemerintah dan stake holder terkait untuk bersatu untuk menciptakan pendidikan yang baik di kabupaten nabire.

Setiap tanggal 2 mei merupakan hari pendidikan nasional yang ditetapkan oleh pemerintah republik indonesia. peringatan hari pendidikan nasional  hardiknas tahun ini mengusung tema percepat pendidikan yang merata dan berkualitas. pelaksanaan upacara Hardiknas ini di ikuti perwakilan siswa siswi tingkat SD ,SMA,SMA/K Se kabupaten nabire serta pimpinan Forkopimda Nabire dan kepala SKPD terkait

Peringatan hardiknas kali ini tema ini mengusung tema percepat pendidikan yang merata dan berkualitas dimana kondisi pendidikan di kabupaten nabire saat ini masih sangat jauh dari yang diharapkan dalam tema Hardiknas 2017. untuk itu dihapkan sekolah di berbagai jenjang belum mendapatkan perhatian, kurangnya tenaga pengajar, fasilitas pengajar dan sarana transportasi yang tidak tersedia.

Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim dalam membacakan amatan menteri pendidikan republik indonesia yang mengharapkan agar semua stokholder terkait dapat mendukung tema yang di usung sehingga pengembangan pendidikan di kabupaten nabire dapat berjalan dengan baik.

Melalui momentum hari pendidikan nasional tahun ini Daniel Maipon Plt Kepala Dinas Pendidikan Nabrie mengharapkan insan pendidikan baik para guru, dinas pendidikan, pemerintah daerah dan stake holder terkait untuk bersatu padu menentukan gaya dan model pendidikan yang baik di kabupaten nabire, sehingga tema hardiknas 2017 yaitu percepat pendidikan yang merata dan berkualitas dapat terwujud di nabire.

plt dinas pendidikan juga mengatakan pihaknya akan melakukan pemerataan tenaga pengajar di setiap satuan pendidikan sehingga setiap sekolah memiliki jumlah guru yang sama. sementara ketika di singgung masalah kesejahteraan guru, pihaknya mengakui belum sepenuhnya mendapatkan perhatian.

Andre

 

Berikan Komentar Anda