Scroll to Top
Hasil Pinang Bisa Menjamin Ekonomi Keluarga
Posted by Redaksi on 4th Desember 2018
| 78 views
Herry pencual pinang ketika duduk bersama salah seorang pengunjug (Foto:Christian/PapuaLives)

Jayapura, Pinang yang kami jual ini bawah datang dari Keerem, Arso dan dari Koya karena pinang yang kami jual ini lantaran menilai rasanya lebih segar dibanding dengan pinang yang ada di Jayapura. Realitanya, banyak pembeli yang datang belanja ditempat kami dan kebanyak dari daerah pedesaan.

Sejak mulai menjual, saya tidak pernah mengeluh dengan penjualan saya. Karena, tindakan ini saya menilai bagian dari usaha, dan penghasilan saya sehari mencapai 200 hingga 500 Ribu Rupiah dan penghasilan sebulan 3.000.000 haingga 5.000.000 Rupiah. Karena seharga Pinang satu sisir 50.000 ribu rupiah sampai 150.000 tergantung dari jenis pinangnya,”katanya kepada papualive, Senin (3/12/2018) di Jayapura.

Penjual pinang yang sering disapa Herry itu menyatakan walaupun hanya menjual pinang namun dirinya bisa memenuhi atau mrnjamin kebutuhan ekonomi keluarga disetaip hari.

Selama kurang lebih 5 tahun sejak 2013 hingga tahun 2018, pinang yang berhasil dipasarkan seharga minimal 50.000 dan maksimal 150.000 per sisir sehingga dapat ditargetkan per bulan berhasil mendapatkan keuntungan 2.000.000 sampai 3.000.000 tergantung kualitas pinang yang dapat diharpkan pembeli namun ada pertimbangan juga yaitu laku atau tidak menjadi sasaran dan resiko seorang penjual di pasar.

Hasil jualan saya selalu dihabiskan oleh pembeli dan selama ini yang bawa pulang hanya berapa kali saja. Itu pun kondisi saat itu dalam pasar mengalami hujan deras dan biasanya saya mulai jual jam 8 sampai jam 6 sore,”katanya Herry.

Sebenarnya melalui usaha kecil ini bisa sejahtera tetapi sering dipelehkan oleh masyarakat sehingga angka kemiskinan menjadi perhatian publik.

“Saya berharap kepada semua masyarakat Papua bahwa jangan mengharapkan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat karena pemerintah tidak perhatikan secara keseluruhan sehingga mulailah dengan usaha sendiri untuk menungkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,”tuturnya.

Christian Degei

Berikan Komentar Anda