Balik Atas
Hidup Kembali Akses Internet, Ini Siaran Pers Kominfo
 
Pewarta: Redaksi Edisi 05/09/2019
| 469 Views
Krans bunga yang di kirim warga Nabire di depan kantor Telkom (Foto:Dree/PapuaLives)

Jakarta,Pembatasan jaringan internet di Papua oleh Kominfo sejak 21 Agustus lalu, hingga saat ini masih banyak menuai kecaman warga di Papua.
Beberapa hari sebelumnya, Menkopulhukam Wiranto menegaskan bahwa akses internet di seluruh Papua akan dinormalkan kembali jika situasi di Papua benar-benar kondusif selama 2 hari kedepan.

Artinya, pemerintah akan kembali menormalkan jaringan internet di Papua mulai 5 September 2019 jika situasi di Papua sudah kondusif.
Namun hingga saat ini, belum seluruh wilayah Papua dan Papua Barat yang akses internetnya dinormalkan. Hal itu dipertegas dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Kominfo tanggal 4 September 2019.

Dalam Siaran Pers No. 170/HM/KOMINFO/09/2019, Rabu, 4 September 2019, Tentang Pemerintah Secara Bertahap Buka Blokir Layanan Data di Papua dan Papua Barat, ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Kominfo.
Lima poin penting tersebut adalah sebagai berikut :

1. Setelah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan dan mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di wilayah Provinsi Papua, mulai Rabu (4/9) Pukul 23.00 WIT, Pemerintah secara bertahap mulai membuka blokir atas layanan data internet di wilayah Papua dan Papua Barat.

2. Pembukaan blokir atas layanan data internet dilakukan di 19 Kabupaten di Provinsi Papua, yakni: Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi. Untuk 10 kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire, akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

3. Pembukaan blokir atas layanan data internet juga dilakukan di 10 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat yakni: Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak. Untuk Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

4. Pembukaan kembali blokir atas layanan data di sejumlah besar wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum/keamanan setelah mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut sudah pulih atau normal serta mempertimbangkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua sudah mulai menurun.

5. Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.
Pemerintah kembali menghimbau untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo) RI membatasi layanan data telekomunikasi di Papua dan Papua Barat.
Hal tersebut sesuai dengan keterangan dari Ferdinandus Setu selaku Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI, yang diterima oleh Nabire.Net, rabu malam (21/08/2019).

Dalam rilis pers tersebut, dijelaskan bahwa pemblokiran sementara yang dilakukan oleh Kominfo di Papua dan Papua Barat, bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di kedua provinsi tersebut.
Hal itu juga sudah dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Sehingga mulai 21 Agustus lalu, Kominfo melakukan pemblokiran sementara layanan data telekomunikasi di Papua dan Papua Barat hingga situasi di tanah Papua kembali normal dan kondusif.

Berikan Komentar Anda