Balik Atas
Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Menjadi Katolik
 
Pewarta: Redaksi Edisi 01/11/2014
| 861 Views

Selasa, 22 November 2013
Peringatan Sta. Sisilia dan St. Filemon
Luk.21:5-11

Marilah
kita berbicara jujur tentang fakta; Sejak berdirinya Gereja Katolik,
berapa banyak orang atau kelompok yang berusaha merongrong dan
menghancurkannya? Berapakah yang mengeritik dan menyalahkan Gereja
Katolik? Semuanya karena Gereja tetap mempertahankan kebenaran yang satu
ini; “Yesus adalah Tuhan, dan Ia mendirikan Gereja-Nya di atas
batu karang Petrus, Rasul yang diangkatnya menjadi pemimpin rasul yang
lain. Dan, Gereja itu adalah Gereja Katolik.”

Pagi ini, kita semua dikuatkan oleh Sabda-Nya; “Waspadalah,
supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan
memakai nama-Ku dan berkata; Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat.
Jangan kamu mengikuti mereka.”
 Dan, rasanya sabda ini
mendapatkan pembenaran di zaman ini di mana banyak orang berkotbah di
pasar, tempat-tempat umum bahkan dari pintu ke pintu sebagai utusan
Tuhan, sementara yang lain memproklamirkan kelompoknya sebagai gereja
yang paling benar, bahkan ada yang berani mengatakan dengan tegas bahwa
Yesus ada bersama kami. Lihatlah…banyak mujizat terjadi di sini.
Mereka ada demikian untuk menggenapi Sabda-Nya, sebab banyak orang akan
datang dengan memakai nama-Ku dan berkata; Akulah Dia. Terhadap semua
daya tarik dan bujuk rayu ini, kuingatkan  Anda akan sabda Yesus,
pendiri Gereja Katolikmu; “Jangan kamu mengikuti mereka!”
Pertanyaan refleksif yang hendaknya kita semua renungkan di pagi ini adalah; “Mengapa kita harus tinggal dan tetap menjadi anggota Gereja Katolik? Atau, mengapa kita tidak boleh berpindah ke lain gereja? Inilah jawabanku kepadamu sebagai saudaraku dalam Gereja yang satu, kudus, Katolik dan Apostolik; “TIDAK MUNGKIN YESUS MENINGGALKAN GEREJA YANG DIDIRIKANNYA SENDIRI
di atas batu karang Petrus. Apakah Yesus sedang berjalan-jalan di luar
Gereja-Nya? Iya! Ia sedang menjala agar ikan-ikan itu terjerat dalam
jalan-Nya dan dibawa kembali ke pangkuan Bunda Gereja. Meskipun
demikian, aku yakin bahwa Yesus akan selalu kembali dan tinggal di dalam
Rumah-Nya sendiri, yakni Gereja Katolik, karena Ia telah berjanji bahwa
kuasa jahat tidak akan menguasainya.” Yesus tidak membutuhkan “villa atau istana” sebagai tempat tinggal-Nya yang baru.” Ia tetap tinggal di dalam Gereja Katolik, rumah-Nya sendiri, dan terutama di dalam hati kita masing-masing.
Karena
itu, marilah kita membuat Gereja kita memiliki daya tarik karena tutur
kata dan sikap serta perbuatan kita yang baik, sehingga setiap
orang yang mendengar kita mereka mendengarkan Yesus, setiap orang yang
melihat wajah kita melihat wajah Yesus, dan setiap orang yang bertemu
dengan kita mereka bertemu dengan Yesus.
 

Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabat,

***Duc in Altum***
Referensi : Facebook/Gereja Katolik

Berikan Komentar Anda