Balik Atas
IPMANAPANDODE Bandung Merayakan Natal 2017
 
Pewarta: Redaksi Edisi 25/12/2017
| 538 Views
Foto Bersama IPMANAPANDODE) Kota Study Bandung Ketika usai merayakan Natal bersama (Foto Jebulon Bunai/PapuaLives)

Bandung, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai (IPMANAPANDODE) Kota Study Bandung merayakan Natal bersama dengan jumlah peserta 70-an Orang bertempat di Kontrakan IPMANAPANDODE Jl. Wangsareja No. 11 Paledang, Lengkong, Kota Bandung. Sabtu, 23 Desember 2017 kemarin.

Ketua Panitia pelaksana perayaan Natal, Yohanes Kotouki menyampaikan konsep Natal kali ini kami buat di Kontrakan kami, tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya karena tema yang diangkat lebih ditekankan pada renungan tentang pengalaman hidup rasul Paulus kepada umat di Tesalonika. “katanya.

Lanjut dia, Tema yang diangkat tahun ini sama dengan tema nasional yakni “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintahkan dalam Dirimu” sehingga dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan para Pemuda/I IPMANAPANDODE Bandung dapat meningkatkan semangat perdamaian. “harapnya.

Dalam khotba yang dibawakan oleh Bapak Pdt. Efraim Weya, S.Th., kita dituntut untuk merendahkan diri dengan kelebihan dan kekurangannya seperti kristus telah mengajarkan kita pada 2000 tahun yang lalu. “tandasnya.

Selanjutnya, ia mengatakan damai sejahtera itu harus diperjuangkan oleh kita dengan rendah hati seperti rasul Paulus merendahkan diri dihadapan Yesus dalam karya pewartaannya walaupun Saulus saat itu menjadi orang yang kaya raya. “ucapnya.

Maka, Ia meminta kepada para hadirin dalam acara Natal IPMANAPANDODE Bandung untuk dapat mengurangi hal-hal buruk yang pernah dibuat dan meningkatkan kebaikan hal-hal baik yang pernah dilaksanakan dalam kehidupan kita masing-masing. “pintanya.

Diakhir Perayaan Natal, Ketua IPMANAPANDODE Bandung Ferdinanko Edowai berpesan agar kita sebagai manusia hidup dalam suatu komunitas seyogianya tetap bersatu, kebersamaan, dan kekompakan dalam menjalani hidup maupun merubah paradigma buruk demi mendamaikan diri dan kelompok maka dunia akan berubah. “tutupnya.

Barnabas Subagio

Berikan Komentar Anda