Ketua IPNAPADODEI: Pemda di Mee-Pago Harus Perhatikan Anak Umur Sekolah
Pewarta: Michael Edowai
| 1757 Dibaca
EDISI TERBIT: 23 Januari 2020
Yonas Edowai Ketua IPNAPANDODEI Bogor dalam salah satu kesempatan (Foto:Istimewa)

Jayapura,Kita sebagai mahkluk sosial tentu ada saling berinteraksi antara satu dengan yang lain. Hal ini guna melengkapi kekurangan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari demi mencapai keinginan bersama. Kita sebagai citra Allah di ciptakan serupanya. makhluk sosial pasti ada beranak cucu dari generasi kegenerasi sebagai estafet penerus suku, bangsa, dan negara.

” Generasi muda anak (Mee) adalah generasi penerus akan membangun wilayah Meepago lima tahun kedepan maka Pemda dari wilayah Meepago agar tetap melindungi generasi emas, dari belenggu pengaruh global yang sedang monopoli di Meepago.”Hal itu dikatakan Yonas Edowai Ketua IPNAPANDODEI Bogor ketika menghubungi wartawan papualives.com pada kamis (23/01/2020.) dari Bogor.

Ia juga menjelaskan bahwa melindungi generasi emas sebagai asset negara yang menakutkan oleh semua orang karena Papua dan khususnya di Wilayah Meepago berada di pundak generasi emas yakin anak mudah Meepago maka itu para orang tua harus mengarahkan mereka ke jalan yang benar, di pelihara, mendidik,dan dibina oleh oraang tua demi membentuk dan menciptakan karakter generasi penerus yang berkualitas dan Pemerintah Daerah harus membuat salah peraturan daerah (Perda) yang mengatasi budaya luar yakni Togel,Judi,Miras dan beberapa jenis permainan lain yang telah hadir di wilayah meepago guna menghancurkan generasi emas maka saya minta kepada Pemeerintah Daerah Wilayah agar segera Buat dan rangcan peraturan daerah yang mengatasi persolan tersebut diatas.”jelas Edowai.

Ia menambahkan, Realiatanya yang dapat selama ini ia mengikuti seperti kabupaten,Nabire,Dogiyai,Deiyai dan Paniai banyak anak umur sekolah yang sedang berkeliharan di sekitaran bibir kota guna main togel, judi, miras dan berbagai aktivitas yang tidak mendukung yang di lakakukan oleh anak berumur sekolah.”tambahnya.

Selain itu ia berharap kepada pemerintah daerah hadirkan salah satu perda yang mengatasi masalah budaya luar yang sedang monopoli Wilayah Meepago”harap Edowai melaui via teleponnya.

Perlu diketahui bersama bahwa setiap anak memiliki impian yang sangat besar, namun impian itu hanya dalam mimpi dan ditelan oleh zaman. Hanya karena faktor pengaruh budaya luar masuk di dalam kehidupan generasi meepago Meepago hingga generasi penerus terdampar pada zaman, hal ini terjadi karena para generasi zaman sekarang ini banyak yang terjerumus dalam minuman alkohol dan menghirub Lem Aibon hingga terjadilah kehidupan menjadi hancur dan penuh kekacauan.

Berikan Komentar Anda
Share Button