BALIK ATAS
Jalan Trans terhubung Mahasiswa Puncak Sampaikan”Tak Jual Tanah tapi sistem kontrak”
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 23rd November 2018
| 427 DIBACA
Aperau Kiwak (duduk baju putih ) bersama anggota KMPP Se – Jayapura di ruang sekretariat asrama Damal perumnas 1 waena Jayapura (Foto:Yanuarius/PapuaLives)

Jayapura,Kami mahasiswa dan pelajar Puncak (KMPP) Se-Jayapura sampaikan kepada para elit partai politik serta politisi di lingkungan pemerintah kabupaten Puncak Papua, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), lebih khusus kepada tokoh adat mereka yang punya hak ulayat tanah adatnya agar tidak dijual tetapi harus bersifat sistem kontrak seperti hutan Mambramo raya yang masih memegang prinsip sampai saat ini ditegasnya Aperau Kiwak Ketua Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak (KMPP) Se – Jayapura di asrama Damal Perumnas 1 pada Jumat, (23/11/2018).

“agar tidak boleh terjadi seperti Keerom, Bovendigul, dan Merauke, yang sedang dikuasai non pribumi baik pengusaha maupun pedagang sedangkan masyarakat setempat sedang terancam.”kata Kiwak

Lanjutnya,Aperau Kiwak Selaku ketua mengharapkan mahasiswa agar sangat pedulikan demi menyelamatkan dan menjaga sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) bagi negeri masyarakat Puncak itu sendiri.

Melihatnya program nasional jalan trans di bagian pegunungan tengah Papua antara Jayapura – wamena, wamena – Puncak Jaya, sudah tembus, dan Puncak Jaya – Puncak tidak lama lagi akan tembus bahkan seluruh tanah papua. hal itu membuat tantangan yang berat bagi masyarakat Puncak itu sendiri dalam menjalankan segala aspek kehidupan.

Yanuarius Kadepa

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM