BALIK ATAS
Jaringan Antar Iman Indonesia Gelar Konferensi Nasional ke-VI di Papua
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 1st Februari 2016
| 595 DIBACA
Jaringan Antar Iman Indonesia Gelar Konferensi Nasional ke-VI di Papua

© Suara Papua

PAPUAN, Jayapura — Kali ini, Kabupaten Jayapura, Sentani, Provinsi Papua dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Konferensi Nasional ke-VI Jaringan Antar Iman Indonesia (JAII), yang mengusung tema, “Membangun, Merawat dan Memperkokoh Peradaban Luhur Bangsa dengan Dialog Transformatif”.

Kordinator JAII, Elga Sarapung mengatakan, konferensi ke-VI JAII yang diselenggarakan di Hotel Sentani Indah, Papua sejak 19-23 Mei 2014 merupakan lanjutan dari pertemuan JAII di Malino, Sulawesi Selatan (2002), Candi Dasa Karang-Asem (2003), Banjar Baru, Kalimantan Selatan (2006), Yogyakarta (2008), dan Yogyakarta (2011).

“Kali ini memilih Papua sebagai lokasi karena sejak pertemuan di Yogyakarta pada 2011, wilayah di ufuk timur Indonesia lebih banyak di dengar saja. Dan kami keluarga besar JAII perlu untuk mengunjunginya, walaupun dengan konsekuensi biaya yang cukup besar,” kata Elga.

Dikatakan, isu tentang Papua sudah dibicarakan secara intensif di Yogyakarta, dan memilh dialog sebagai jalan damai tanpa kekerasan untuk menyelesaikan persoalan Papua.

“Antara lain yang juga sudah dan sedang dilakukan oleh agama-agama di tanah Papua dalam rangka Papua tanah damai,” ujarnya.

Lanjut Elga, gagasan dan harapan Papua tanah damai relevan dengan visi dan misi JAII, yaitu, agama-agama untuk keadilan dan perdamaian, dimana dialog sebagai jalan untuk menghadapi dan menyelesaikan persoalan bukan dengan cara-cara kekerasan, apapun bentuknya.

“Cara ini tidak hanya untuk persoalan di tanah Papua saja, tetapi macam-macam persoalan yang terjadi dan dan dihadapi masyarakat bangsa ini,” tegasnya.

Lanjut Elga, dialog tidak hanya dilakukan melalui pertemuan dan percakapan intensif secara bersama-sama, tetapi harus sampai pada tindakan, sikap, aksi konkrit yang membawa dan memberi perubahan berjangka panjang pada kebijakan, implementasi, sikap, bahkan pemulihan.

“Karena itu prinsip-prinsip keadilan, kebenaran, kesetaraan, perdamaian pentIng untuk menjadi dasar sekaligus tujuan,” tegasnya.

Ditambahkan oleh ketua panitia pelaksana, Pdt. Herman Saud, ada empat isu yang menjadi pokok percakapan dalam konferensi VI kali ini, pertama, hubungan antar agama-agama dan keyakinan dengan negara, kasus kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Kedua, membicarakan Papua tanah damai, yakni, bagaimana upaya agama-agama untuk menciptakan Papua menjadi tanah damai, dan apa dan bagaimana dengan JAII.

Point ketiga, lanjut Pdt. Saud, menyangkut pendidikan, yakni, pendidikan karakter seperti apa yang relevan untuk membangun bangsa agar mampu menghadapi radikalisme, keserahkaan, kekuasaan sosial politi, ekonomi dan budaya, dan agama.

Kemudian point keempat, persoalan ekonomi, sosial, dan budaya di Indonesia yang sudah semakin memprihatinkan, dan apa yang akan dilakukan JAII untuk mengatasinya.

Tujuan diselenggarakan konferensi, lanjut Pdt. Saud, salah satunya agar dapat memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk bertukar pengalaman dan pikiran tentang keempat isu tersebut, melalui seluruh mekanisme proses yang akan berlangsung selama pertemuan.

“Juga memperluas dan memperkuat ikatan keberasamaan, solidaritas, dan tanggungjawab JAII dalam menghadapi berbagai tantangan bersama sekarang, dan di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pantaun suarapapua.com, konferensi JAII yang digelar selama empat hari di Hotel Sentani Indah, Jayapura, ini mengundang berbagai macam pimpinan gereja maupun tokoh lintas agama; juga tampak hadir undangan dari lembaga swadaya masyarakat, serta pengamat keagamaan di tanah Papua.

Tampak hadir dalam JAII ini, Machasin (Kementerian Agama RI), Andreas A. Yewangoe, (Sekum PGI), Bhikkhu Pannyavaro (Sangha Theravada Indonesia/Budha), I Nyoman Sudha (PHDI Papua), Ongko Brata (Majelis Tinggi Agama Khonghucu/MATAKIN), Nuzuliyah Sijaya (Tokoh Bahal), Engkus Ruswana (Tokoh Sunda Wiwitan), dan Bapak Ayal (Tokoh Kaharingin).

OKTOVIANUS POGAU/SUARAPAPUA.COM

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM