Jokowi Diminta segera bereskan kasus HAM Papua
Balik Atas
Link Banner
Jokowi Diminta segera bereskan kasus HAM Papua
 
Pewarta: Redaksi Edisi 10/12/2019
| 326 Dibaca

Jayapura,Diminta Jokowi Segera Bereskan Kasus HAM Papua
Melalui momentum Deklarasi Universal HAM 10 Desember 1948- 2019, diharapkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi segera menuntaskan semua kasus pelanggaran HAM berat di Tanah Papua sejak Papua berintegrasi dengan Indonesia 1963- 2019.Hal itu disampaikan Thomas CH Syufi  Koordinator Papuan Observatory for Human Rights (POHR) Papua. Kepada media papualives.com (09/12/2019) kemarin.

Ia menilai sudah Ratusan ribu orang asli Papua mati karena kekerasaan negara secara langsung (by omission) dan sengaja dibiarkan negara (by commission). Dari dua jenis pelanggaran HAM ini– yang paling mengerikan adalah kekerasaan negara yang dilakukan oleh para anggota TNI- Polri.

” Telah ratusan ribu orang Papua mati di tangan militer Indonesia. Misalnya, kasus Biak Berdarah 1998, Abepura berdarah 2000, Wasior berdarah 2001, pembunuhan tokoh politik Papua Theys Hiyo Eluay 2001, Wamena berdarah 2003, dan Paniai berdarah 2000.” kata Syufi kepada media ini (09/12/2019)

Lanjutnya,Dari rentetan kasus ini pun masih penuh dn kesimpangsiruan. Ada yang sudah didorong oleh Komsnas HAM tapi teresendat di Kejaksaan Agung. Maka, melalui hari penting dalam sejarah HAM dunia ini, diminta Presiden Jokowi segera tuntaskan semua kasus pelanggaran HAM ini melalui pengadilan, baik nasional maupun internasional.

” Kami menolak penyelesaian kasus pelanggaran HAM Papua di luar jalur pengadilan”.jelasnya.

Ia menambahkan, Metode penyelesaian kasus pelanggaran HAM harus melalui jalan dialog bermatabat antara rakyat Papua yang direpresentasikan oleh OPM.

“Kami minta Jokowi segera tepati janji kampanyenya 2014 bahwa ia akan buka dialog. “pintanya ketika menghubungi media ini via telepon.

Berikan Komentar Anda