Balik Atas
Kabupaten Jayapura Gelar Musrenbang Tahun 2015
 
Pewarta: Redaksi Edisi 31/03/2015
| 1880 Views
Suasana
Musembang di Kabupaten Jayapura  Foto:Yan
Sentani,27/03/2015,PAPUALIVES.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kabupaten Jayapura Tahun 2015 yang dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Jumat (27/3).


Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka merumuskan program Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan juga Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD) Kabupaten Jayapura Tahun 2016 dengan cakupan hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu, rancangan kerangka ekonomi daerah dan kebijakan keuangan daerah, prioritas dan sasaran pembangunan serta rencana program maupun kegiatan prioritas daerah.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE. M.Si, Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si, Kepala Bappeda Dra. Hanna Hikoyabi, pimpinan DPRD Kabupaten Jayapura, para Asisten Setda, Kepala SKPD, Forkompimda Kabupaten Jayapura, Kepala Distrik, Unsur Perguruan Tinggi Daerah dan tokoh masyarakat serta LSM.
Berdasarkan pantauan pembukaan Musrenbang Kabupaten Jayapura ini secara resmi dibuka oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE. M.Si. Sedangkan penutupannya oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP mewakili Bupati Jayapura.
Dalam sambutannya, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE. M.Si mengatakan, Musrenbang merupakan wadah aspiratif masyarakat dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah yang kolaboratif dengan melibatkan stokeholder pembangunan baik yang secara langsung atau tidak langsung untuk mendapatkan manfaatdari program dan kegiatan pembangunan daerah sebagai perwujudan dari pendekatan partsipatif perencanaan pembangunan daerah.
“Jadi, forum ini bertujuan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten Jayapura. Disamping itu juga menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah yang akan dilaksanakan Tahun 2016,” jelasnya.
Bupati mathius mengungkapkan, penyelenggaraan Musrenbang ini juga bertujuan untuk penajaman indicator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah terhadap isu-isu strategis pembangunan dan penyepakatan terhadap rancangan program yang telah dibahas sebelumnya dalam forum SKPD.
“Dimana, hal tersebut dilakukan dalam upaya peningkatan output dan outcome pelaksanaan Musrenbang ditingkat Kabupaten, agar perencanaan benar-benar dapat dikendalikan melalui perhitungan yang cermat dengan memperhatikan kemampuan anggaran dan evaluasi pelaksanaan RKPD tahun sebelumnya supaya berjalan lebih efektif dan tepat sasaran serta dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Selain itu, dalam sambutan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE. M.Si pada penutupan Musrenbang RKPD Tahun 2016 yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP mengatakan, bahwa Musrenbang adalah forum perencanaan yang tertinggi di daerah maka semua usulan program dan kegiatan di daerah harus dibahas melalui forum ini.
“Saya minta perhatian supaya tidak ada lagi usulan baru yang tiba-tiba muncul pada saat pembahasan KUA dan PPAS maupun RAPBD nanti. Kalau masih terjadi demikian maka itulah yang dinamakan usulan dibalik meja atau tidak resmi,” paparnya.
Bupati Jayapura mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada saudara-saudara yang dengan penuh perhatian dan sungguh-sungguh telah mengorbankan pikiran dan tenaga, sehingga dapat merumuskan hasil Musrenbang yang akan diperjuangkan terus menjadi program dan kegiatan di Tahun 2016 mendatang.
“Ya, rakyat saat ini menunggu apa yang kita bicarakan sekarang ini. Untuk itu, saya harapkan bahwa usulan yang telah dihasilakn ini benar-benar disusun berdasarkan skala prioritas dari bawah dan bukan berdasarkan skala prioritas oleh SKPD,” harapnya.
Hal ini sangat penting karena alokasi dana indikatif yang direncanakan dalam RAPBD Kabupaten Jayapura Tahun 2016 yang jumlahnya jauh lebih sedikit daripada kebutuhan masyarakat yang diusulkan.
Menurutnya, dengan dasar skala prioritas maka ada kepuasan dan keadilan yang dirasakan masyarakat. Sementara program dan kegiatan yang belum dapat diakomodir dalam RAPBD Kabupaten Jayapura maka akan diusulkan dalam Musrenbang Tingkat Provinsi Papua yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu pertama Bulan April 2015 mendatang guna mendapat dukungan APBD Provinsi maupun APBN.
“Saya minta perhatian dari Kelapa Distrik supaya pada tahun-tahun mendatang program dan kegiatan yang diusulkan untuk dibiayai oleh SKPD Kabupaten Jayapura harus lebih jelas dan terukur serta dibuatkan skala prioritas. Hal ini untuk memudahkan jawaban terhadap usulan yang dimaksud tersebut,” pintanya.
“Selain itu saya ingin tegaskan supaya hasil Musrenbang ini segera disusun menjadi dokumen RKPD yang disertai dengan indicator sasaran yang jelas dan terukur, sehingga Kebijakan Umum (KU) APBD, PPAS dan RAPBD Tahun 2016 dapat ditetapkan sesuai ketentuan peraturan perundangan, maka saya berharap APBD Tahun 2016 dapat ditetapkan sesuai jadwal,” tegasnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Panitia Musrenbang Kabupaten Jayapura, Parson Horota mengatakan, bahwa tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dari Musrenbang RKPD Tahun 2016 ini maka telah dilaksanakan diskusi dalam forum SKPD dengan keluaran yang dicapai diantaranya terumusnya dan terwujudnya kesepakatan dalam berita acara yang telah ditandatangani oleh Bupati Jayapura dan pemangku kepentingan beserta lampirannya.
“Dimana, program berjumlah 459 dan kegiatan prioritas berjumlah 1.549, sedangkan dana yang membiayai dua hal itu sebesar Rp 559.227.570.077 yang diperuntukkan pada belanja langsung (publik) pada tahun 2016 diluar dari belanja aparatur. Sedangkan target belanja daerah pada tahun 2016 sebesar Rp 1.109.947.168.423,” jelasnya.
Lebih lanjut Parson mengatakan, bahwa daftar usulan program dan kegiatan yang belum terakomodir, tetapi merupakan daftar tunggu yang perlu dikawal, yakni untuk jumlah program sebanyak 118 dan jumlah kegiatan sebanyak 390.
“Rumusan dan kesepakatan yang telah dihasilkan ini akan menjadi bahan perumusan dan rancangan akhir RKPD. Yang mana, selanjutnya akan ditetapkan menjadi RKPD Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Jayapura dan juga merupakan pedoman dalam penyusunan kebijakan umum, prioritas plafon anggaran sementara (KUAPPAS) dan RAPBD Tahun Anggaran 2016,” katanya.
YAN PIET FESTUS TUNGKOYE/PAPUALIVES

Berikan Komentar Anda