BALIK ATAS
Kelompok Bersenjata Kabupaten Puncak Turun dan Kembali Ke Pangkuan NKRI
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 24th Maret 2017
| 1112 DIBACA
Bupati kab. Puncak Welem Wandik (Foto:Dok)

Dalam keterangan tertulis diterima media ini bahwa Pendekatan kesejahteraan yg dicanangkan oleh Pandam XVII/cendrawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian langsung diaplikasikan Korem 173/PVB, dua hari di awaki oleh Kol.Inf. I Nyoman Cantiasa sudah mengguncang Kab. puncak Papua dengan menurunkan anggota Kelompok bersenjata  A.n  Utaringen Talengen (Pok Lekagak Talenggeng) dan 5 anggota pok Gobanik Talenggeng serta simpatisannya jumlah keseluruhan 155 orang kepada Danramil Sinak Lettu Inf. Isak Yusuf Rumi
I. Kronologisnya
1. Pada Rabu 15 Maret 2017 Pkl. 14.30 wit, anggota Kelompok bersenjata Utaringen Talengen ( anggota Pok Lekagak Talenggeng) minta didampingi Pendeta A.n Zakarias Tabuni utk menemui Danramil Sinak Lettu Inf Isak Yusuf Rumi, dalam rangka meyampaikan keinginannya untuk turun dan kembali ke NKRI, asal Danramil Sinak dan Apkam di Puncak dapat menjamin keamanannya serta simpatisannya. Setelah sepakat dan di jamin oleh Danramil Sinak, maka Utaringen Talengen diantar Pdt. Zakarias Tabuni pulang kembali ke kelompoknya.

2. Pada senin 20 Maret 2017 pkl. 13.15 wit, Utaringen Talenggeng, 5 orang anggota Pok Gobanik Talenggen serta simpatisannya di antar oleh Pdt. Zakarias Tabuni yang juga  yang selama ini juga mendapat pembinaan dari Danramil Sinak  sehingga mereka sadar dan  menyerahkan diri kepada Danramil Sinak dengan alasannya bahwa merasa kecewa dengan perlakuan dan sikap Lekagak T dan Gobanik T yang selama ini diikutinya namun tidak pernah membantu dan memberikan apa -apa kepada Ybs dan simpatisannya. Juga mereka merasa sudah tidak sejalan lagi.

3. Pada Pukul. 13.30 wit, Danramil setelah berkoordinasi dgn pihak Pemda (Bupati kab. Puncak Welem Wandik) yg kemudian siap membangun Honai sehat kepada Utaringen Talengen dan kelompoknya, maka Danramil Sinak membawa dan menyerahkannya kepada Pihak Pemda dan diterima oleh Bupati yang dihadiri oleh Asisten III, anggota DPRD Puncak, para kepala SKPD serta Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat ( Tomas) yang hadir  dan juga bertepatan dgn Kunjungan Bupati dlm rangka Peresmian kantor KAS BPD di Distrik Sinak.
Pada saat penyerahan diri tersebut juga diserakan 1 bendera Merah Putih sebagai simbol telah kembalinya ke NKRI, sedangkan untuk senjata belum diserahkan dengan alasan bila nantinya merasa terancam oleh Lekagak T dan Gobanik T serta ada anggota keluarganya yang dibunuh akibat penyerahan diri tersebut, maka mereka akan membalas. Selesai penyerahan diri tsb, Utaringen Talengen serta simpatisannya, kemudian bermalam di Kp. Tagilome dan Kp. Werni.

4. Pada Selasa 21 Maret 2017 pukul. 16.00 wit, Utaringen Talengen dan simpatisannya pulang ke Kp. Rumagi, Distrik Mage Abume (perbatasan dengan Yambi), sambil menunggu tindak lanjut dari Pemda Kab. Puncak yang akan membangun Honai sehat di Kampung tersebut. Bupati dan rombongan kembali ke Ilaga dalam keadaan aman.

Adanya Komunikasi yang baik serta Binter yang terarah (pendekatan kesejahteraan sangat efektif) dilakukan oleh Koramil Sinak (Danramil) memberikan dampak positif dengan turunnya Utarigan Talenggeng dan simpatisanya, karena adanya kepercayaan penuh ( berani melapor ke Danramil)

Red/PressRilis

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM