Balik Atas
Kepala ESDM Deiyai dan Pemilik PT Bumi Abdi ,Divonis 2 Tahun Penjara
 
Pewarta: Redaksi Edisi 26/03/2016
| 823 Views
sidang-korupsi-pembangunan-listrik-deiyai_20160128_230627
Kepala ESDM,Irenius Adii.  ( Dok. Tribunews )
Jakarta ,26/03/2016,PAPUALIVES.COM – Sidang Kasus suap Proyek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Kabupaten Deiyai secara resmi dijatuhkan hukuman 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  Jakarta ,Rabu (23/3/2016 ) kemarin lalu.
Atas kasus suap Proyek tersebut dijatuhkan kepada kepada Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Deiyai, Papua Irenius Adii dan pemilik PT Bumi Abdi Cendrawasih Setiadi Jusuf.
Hakim juga mewajibkan keduanya membayar denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan.
Hakim menilai keduanya terbukti menyuap Dewie Limpo 177.00 dollar Singapura agar mengawal pengajuan anggaran ke pemerintah pusat untuk pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai.
Dollar Singapura itu diberikan kepada Dewi Limpo melalui stafnya, Rinelda Bandaso alias Ine.
“Mengadili, terdakwa 1 Irenius Adii dan terdakwa 2 Setyadi Yusuf terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan korupsi,” kata Hakim Ketua John Halasan Butarbutar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK. Sebelumnya, JPU KPK menuntut Irenius yang juga Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai dan Setyadi sang pengusaha, itu tiga tahun penjara.
Keduanya juga dituntut membayar denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.
Hakim berpandangan hal-hal yang meringankan kedua terdakwa ialah bersikap sopan, mengakui kesalahan dan kooperatif.
Sedangkan hal yang memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
“Para terdakwa harus dinyatakan tetap di rumah tahanan,” kata hakim John.
Atas putusan itu, Irenius dan Setyadi menyerahkan kepada penasehat hukumnya.
Tribunews/Gus/PL
Berikan Komentar Anda