BALIK ATAS
Kepercayaan Orang Mee Masa Kini
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 7th Oktober 2014
| 890 DIBACA
“Ah, kita ke kampung bakar ayam putih atau babi supaya penunggu
penunggu alam dan roh roh nenek moyang berdamai dengan kita melalui
darah tersebut. Sehingga, kita tidak diganggu oleh mereka dan jalan
hidup kita akan baik”
Catatan saya ini
merupakan rekaman dari kehidupan orang orang Mee yang telah kembali ke
pada kepercayaan lama. Inilah renungan saya kurang lebih 8 tahun di
negriku sendiri Meuwodide, dari tahun 2006-2014. Sebenarnya tulisan
kecil ini telah terpikirkan sejak tahun lalu namun, baru sekarang saya
menulisnya.

Pada tahun 2006 adalah ketiga kalinya saya
menginjakan kaki di negriku sendiri Wisellmeren, begitu tepatnya di
Enarotali Paniai. setelah 8 tahun lamanya, saya mulai mendengar dan
melihat sendiri ritual ritual kepercayaan orang Mee sebelum menerima
Injil Kristus, kembali dimunculkan oleh genersi saat ini.  padahal, saat
orang tua kita dulu telah menerima Injil Kristus dan mereka telah
meninggalkan kepercayaan kepercyaan tersebut.
Nah, inilah
yang menjadi pertanyaan bagi diriku sendiri, mengapa kita orang Mee
generasi sekarang mulai kembali kepada kepercayaan keprcayaan orang tua
kita dulu ? Sehingga saya ingin menulisnya dan membagikan kepada sesama
saya orang dari suku Mee, agar kita dapat merenunginya.
Saya
memahaminya begini, ritual yang kita lakukan saat ini adalah aturan
yang kita inginkan sendiri oleh kehendak kita, sehingga jadilah
demikian. Menurut saya, Itu sama saja dengan kita membangkitkan Lucifer
dari liang kubur dan menjadikan dia Tuhan atas kita. Ingatlah bahwa,
kuasa dari Lucifer telah dikalahkan oleh Tuhan Yesus dengan jalan
memakuNya di kayu salib. Jadi, hati hati dengan gerakan tambahan yang
kita lakukan.
Banyak orang MEE mulai kembali ke
kepercayaan kepercayaan lama, dimana sama seperti yang dilakukan oleh
bangsa Izrael sebelum Kristus Yesus Tuhan datang yakni melalui kurban
sembelih darah binatang. Dan kepercayaan tersebut sedang dilakukan oleh
orang Mee masa kini.
“Saya pernah terjebak akan hal ini
dimana, saya juga ikut ritual ritual demikian. Namun, saya bersyukur
Tuhan Yesus menyadarkan saya untuk kembali ke jalan yang benar. Sehingga
saya meminta ampun kepadaNya”
Menurut saya,
Ritual ritual yang dilakukan oleh orang Mee masa kini adalah bentuk
dari penyangkalan kita terhadap Darah Kristus Yesus Tuhan yang telah
tercurah di kayu salib, yang dengan cuma cuma Allah berikan kepada kita
manusia dengan jalan berdamai dengan diriNya.
Sebelum
Kristus Yesus datang ke bumi, tradisi orang Yahudi untuk dapat
bekerjasama dengan Allah melalui korban darah binatang. Itu memang benar
karena hanya dengan darah saja Allah bisa berdamai dengan kita manusia.
“Itu
semua dilakukan oleh Allah Pencipta semata mata hanyalah simbol dari
perdamaian diriNya dengan kita manusia melalui Darah Anak Domba Allah
yakni Tuhan kita Yesus Kristus”
Setelah
Kristus Yesus datang ke bumi ini situasi, kondisi dan aturan Allah
berubah. Allah Bapa mengutus Yesus sebagai anak Domba Allah dengan jalan
menebus kita. Darah Yesus inilah yang dipakai Allah untuk berdamai
dengan manusia. Itulah yang disebut perjajian baru yakni melalu darah
anakNya.
Tuhan Yesus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi,
DarahNya Yesus adalah Maskawinnya Allah meminang kita dari kuasa Lucifer
yang adalah Iblis. Allah telah membayar lunas dengan Darah AnakNya
sendiri. jadi, tidak ada hutang kita yang telah percaya kepada Tuhan
Yesus dengan kuasa kuasa kegelapan yang ada di dunia ini, yang adalah
kaki tangan dari lucifer, si Iblis Tua.
 “Berbeda
dengan perjanjian lama dimana, Tuhan Allah menyuruh manusia cari anak
domba, agar dengan darah binatang Allah dapat bekerjasama dengan kita.
Namun, diperjanjian baru, Allah meberikan anakNya, Tuhan Kita Yesus
Kristus agar dengan darahNya kita berdamai dengan Allah bapa kita.
Sehingga kita juga disebut anak anak Allah ”  
Itulah
perbedaan dari perjanjian Allah dengan kita manusia. Jalan yang Allah
Bapa kita ambil agar kita juga beroleh hidup yang kekal di dalam Kristus
Yesus Tuhan kita. Yesus adalah pendamai kita dengan Allah Bapa. Jangan
kita tertipu oleh pengertian kita sendiri sehingga kita salah jalan.
Saya
mau katakan dengan tegas bahwa ritual yang dilakukan orang Mee saat ini
adalah merupakan penyembahan berhala yang kita sedang lakukan di
kampung kampung seantero wilayah Meuwodide. Kita harus tau sifat
Lucifer, si Iblis luar tua. dia selalu mau mengacukan rencana kekal
Tuhan Allah yang begitu indah kepada umat ciptaanNya sendiri.
“ingatlah
bahwa awalnya, Lucifer itu malaikat Allah yang cerdik. Tapi dia diusir
Allah karena kesombongannya. Jadi, Selain kehendak Allah, itulah Lucifer
yang selalu memberikan pikiran pikirannya kepada kita untuk
menggagalkan rencana kekal Allah Pencipta kita manusia”
Hidup
adalah pilihan untuk memilih apa yang kita kehendaki, itulah hukum dari
kehidupan yang telah ditetapkan Tuhan Allah Pencipta kita manusia.
Dimana, Tuhan memberi kebebasan kepada kita untuk memilih mana yang baik
dan jahat.
“Jadi, kita manusia adalah
pemilih pemilih hebat untuk menentukan kedua pilihan tersebut. Sekarang,
pilihan ditangan kita masing masing untuk memilih ke arah mana jalan
yang harus kita tempuh”
Lakukan apa yang kita pikir
itu baik karena akan membuat diri kita baik. Tapi ingat, bahwa hanya
melalui Darah Anak Domba Allah yakni Tuhan Kita Yesus Kristus saja, kita
dapat melihat Tuhan Allah pencipta kita manusia. Tidak ada jalan
kecuali melaluiNya, Dialah jalan kebenaran dan Hidup.
“Akulah Kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup meskipun dia sudah mati” 
Sebelum
saya menaikan catan saya di FB ini, dalam perjalanan dari rumah ke
warnet, ada perasaan cinta kasih keluar dari dalam perasaan hatiku yang
paling dalam, sehingga ada air yang keluar dari mata membasahi kedua
pipiku. Saya sadar bahwa itulah perasaan hati Tuhan Yesus yang diberikan
dalam perasaanku untuk memberitahukannya kepada kita semua.
Saya
bertanya ada apa dengan hal ini? lalu, ada kesadara yang muncul dalam
pikiranku yang mengatakan Tuhan Yesus saat ini sedang menangis, karena
banyak orang Kristen yang percaya kepadaNya telah berbalik dariNya dan
menyembah menyembah Ilah ilah jaman ini, dukun, orang pintar, roh nenek
moyang, penunggu penunggu di bukit, gunung, laut dan lain lain.
“Ingatlah
bahw, satu kali kelak, Allah akan menuntuk penyangkalan kita terhadap
darah anakNya yang diberikan kepada kita secara Cuma Cuma”.
Kesaksian saya yang terakir ini, benar dan hal ini nyata terjadi pada diriku, sehingga saya berani untuk menuliskebenaran ini.
“Kembali
kepada penyembahan kita yang benar. Trausah percaya, roh roh kegelapan
yang ada di dunia ini”. ingatlah bahwa, roh kebenaran hanyalah satu
yakni Roh kudus yang menyaksilan nama Yesus dan pengajarannya. Selain
itu berarti roh roh kegelapan yang sedang menguasai kita.”

Mulyono-Mnukwari, 141007
Natan Pigai

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM