Kirab Api PON Papua Lewati 7 Kota

Wakil Ketua Bidang Upacara Pengurus Besar PON (PB PON) Papua, Moh Umar S. Reliubun, S.Sos ketika bertemu wartawan di Jayapura  (Foto:Humas Pemprov Papua )

YAPURA – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX digelar 2-13 Oktober 2021 mendatang. Kirab api PON Papua dijadwalkan akan melewati 7 kota selama 20 hari jelang pembukaan PON.

Diawali dari sumber api abadi di kota Bintuni Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat menuju 6 kota lainnya di Provinsi Papua yakni kota Biak Kabupaten Biak Numfor, Timika Kabupaten Mimika, Wamena Kabupaten Jayawijaya, kota Merauke Kabupaten Merauke, kemudian Kota Jayapura dan Sentani Kabupaten Jayapura.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Upacara Pengurus Besar PON (PB PON) Papua, Moh Umar S. Reliubun, S.Sos, Senin (17/8/2020) di Jayapura.

“Api PON diambil dari Bintuni dan diarak melewati lima wilayah adat di Tanah Papua yakni Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat mewakili wilayah adat Domberai, kemudian Biak Numfor mewakili Saireri, Timika mewakili Meepago, Merauk mewakili kemudia Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura mewakili wilayah adat Mamta,”jelas Umar.

Menurutnya, kirab PON XX Papua akan melibatkan TNI/Polri beserta mantan atlet-atlet Papua. Dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni budaya selama satu hingga dua hari kota-kota yang dilewati.

“Kirab api PON akan diisi juga dengan pesta budaya dari masyarakat adat di masing-masing kota dan pentas music seniman lokal,”kata Umar yang juga Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua.

Dia menambahkan selain kirab api PON, terdapat sejumlah kegiatan yang menjadi tanggung jawab bidang Upacara PB PON dalam memeriahkan dan mensukseskan pagelaran PON Papua yakni pengibaran bendera kontingen 34 provinsi plus bendera merah putih, penyambutan kontingen PON, gala dinner serta pembukaan dan penutupan PON XX.

“Khusus untuk makan malam dengan gubernur Papua berlangsung di gedung negara. Dan diisi dengan pentas seni perwakilan budaya se-Indonesia.”

Umar mengatakan pembukaan dan penutupan PON XX yang dipusatkan di stadion Papua Bangkit bakal diwarnai dengan berbagai atraksi seni. Dengan melibatkan 2000 orang untuk upacara, dan dihadiri 30 ribu orang.

”Upacaranya melibatkan 2 dua ribu orang dan dihadiri 30 ribu orang. Upacara pembukaan dan penutupan melibatkan artis Papua yang ada di Papua dan nasional,”katanya.

Sebelumnya, Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda mengatakan seniman Papua akan dilibatkan dalam acara upacara pembukaan atau opening ceremony PON XX Papua tahun 2021.

Pada momen pembukaan akan diluncurkan lagu PON Papua hasil ciptaan seniman Papua. “Kita akan minta seniman Papua untuk menciptakan lagu PON XX dan akan diluncurkan di pembukaan PON nanti,” tandas Yunus Wonda.

Humas Pemprov Papua

Berikan Komentar Anda
Share Button