Berita Terkini
EDISI
23 September 2017

Lagu “Puji Tuhan Haleluya” Gemparkan Gedung St. Martinus Kaimana

Paduan Suara Pria Dewasa Kontingen Pesparawi Nabire, yang di pimpin oleh Conductor (Dirijen) Stevanus Sirken dan Susanti Fonne Sari (pianis) ,Di Gedung Serbaguna Gereja Katolik Santo Martinus Kaimana (Foto:Dre/PapuaLives)

Kaimana,Di Gedung Serbaguna Gereja Katolik Santo Martinus Kaimana, Rabu (13/09/2017) Paduan Suara Pria Dewasa, yang di pimpin oleh Conductor (Dirijen) Stevanus Sirken dan Susanti Fonne Sari (pianis) , tampil memukau dan mengguncang panggung Gedung Serbaguna St. Martinus dengan suara emas yang merdu dan berapi-api pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke – XII Se- Tanah Papua, Kaimana – Papua Barat.

Dengan membawakan lagu wajib yakni, “Hidup Yang Selaras”, kemudian lagu pilihan “Puji Tuhan Haleluya, serta  lagu pilihan bebas “Jangan Kuatir”, sempat membuta para penonton yang memadati gedung St. Martinus tercengang-cengang, karena begitu luar biasanya suara yang di tampilkan oleh Paduan Suara Dewasa Pria Kontingen Pesparawi Nabire.

Ketua Kontingen Pesparawi Ke –XII Se- Tanah Papua Wilayah Kabupaten Nabire, Yufinia Mote Douw, S.SiT mengatakan, tampilan yang di bawakan pada Pesparawi Ke- XII Se- Tanah Papua yang berlangsung di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat, merupakan hasil kerja keras Kontingen Nabire selama ini, dimana hamper setahun persiapan menjelangan Pesparawi Ke – XII Se- Tanah Papua sudah di persiapkan dengan matang.

Menurutnya, setelah melihat apa yang di tampilkan oleh Kontingen Nabire pada Pesparawi Ke – XII Se- Tanah Papua, Kaimana – Papua Barat, tentunya bukan hanya Kontingen Nabire yang menilai tampilan Paduan Suara Dewasa Pria asal Kontingen Nabire, tapi hampir semua Kabupaten menyaksikannya, dan cukup mendapatkan pujian dan uforia yang luar biasa dari penonton saat setelah membawakan lagu –lagu pujian yang di nyanyikan.

“ini bukti bahwa, Nabire menjadi salah satu Tim atau Kontingen yang menjadi saingan berat Kabupaten-kabupaten atau Kota-kota lain. Bahkan, Nabire menjadi bahan pembicaraan masyarakat di Kaimana, karena selalu menampilkan hal-hal yang menarik dalam setiap kategori dan Nabire merupakan Kontingen yang menjadi pusat perhatian para penonton ketika naik untuk pentas dan menyanyikan lagu-lagu pujian,”ujarnya.

Dirinya berharap, apa yang di tampilkan Kabupaten Nabire adalah untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Tetapi, dari segi aturan lomba harus juga di junjung tinggi oleh para Kontingen dan juga pada Dewan Juri. Dewan Juri di harapkan independen dalam menilai seluruh kontingen yang ikut dalam Pesparawi Ke – XII Se- Tanah Papua, karena apa yang dibawakan oleh seluruh kontingen adalah untuk nama Tuhan.

Dre

Berikan Komentar Anda

Logo

PPWI MEDIA GROUP

Logo

This site is protected by wp-copyrightpro.com