BALIK ATAS
Longsor Semalam,Gubuk Mahasiswa dan Pelajar Meepago Di Buper Sangat Memprihatinkan
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaksi PAPUALIVES.COM 17th Maret 2019
| 203 DIBACA
Kondisi salah satu Gubuk yang di huni Pelajar dan Mahasiswa Asal Meepago di Buper Waena (Foto: Efendi/PapuaLives)

Jayapura,Pelajar dan Mahasiswa Asal Meepago yang menghuni salah satu gubuk yang berada disekitar perbukitan Buper Waena mengeluh akibat gubuknya hampir terbawa arus akibat longsong  pada sabtu (16/03/2019) tadi malam, Hujan deras yang menguyur kota jayapura hingga kabupaten jayapura bahkan mengalami banjir bandang itu.

Salah satu Mahasiswa  Penghuni Gubuk Amandus Kegiye kepada media ini mengatakan bahwa kami tidak ada harapan untuk tempat tinggal selain gubuk ini, karena asrama-asrama yang berasal dari wilayah meepago seperti asrama paniai, asrama nabire pun semua terisi penuh dan saat ini kami sangat susah dengan tempat tinggal.

“kami mengadu ke siapa bingung karena akhir-akhir ini hujan deras terus menerus terjadi, kami punya dasar rumah sudah terbonggar taluk pun terbawah arus. Kondisi penghuni saat ini, ada yang kelas 3 SMA ada yang semester akhir sedang susun, dan saya pikir hujan ini terus-menerus terjadi, akan terganggu kosentrasi belajar kami.”kata Kegiye minggu (17/03/2019) dari  Jayapura.

Lanjutnya, kami melihat dengan lokasi yang ada ini, terlalu sempit untuk geser kubuk sehingga saat ini kami tunggu apa yang terjadi pada kita, karena tidak ada harapan lain untuk menemukan solusi.

“Jika dalam waktu ini, apa bila ada yang tergerak hati sama seperti ‘‘simon kirene yang mengangkat salib yesus’’, pasti kami dibantu dan kami akan cari solusi agar pelajar mahasiswa ini selamat dari kesulitan yang kami alami saat ini. Sebagai antisipasi kami bisa lakukan hanya, saat hujan deras kami tidak tidur agar jangan ada yang korban diantara kita, sama seperti terjadi di sentani akibat banjir bandang puluhan orang korban bahkan luka-luka sampai mendekati ratusan orang.”tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Paskalis Boga bahwa pihaknya pernah berupaya membuat taluk semampu kami tetapi taluk pun terbawah karena kali di dekat dirumah alirannya sangat kuat sehingga longsor sampai depan pintu, dan sampai saat ini kami tinggal dengan was-was.

“Saya sebagai mahasiswa mengeluh karena terganggu aktivitas kami dan Disini saya hanya ucapan doa kepada Tuhan, sebagai harapan kami penghuni.”ungkapnya.

Efendi Minai

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM