Balik Atas
Mahasiswa Dogiyai Menilai Pemerintah Gagal Membangun Asrama di Jayapura
 
Pewarta: Michael Edowai Edisi 05/04/2019
| 1323 Views
Zakeus Gobai, Mahasiswa Dogiyai kota Studi Jayapura ketika memberikan keterangan kepada wartawan Papualives.com di Jayapura (Foto:Maikel/PapuaLives)

Jayapura, Pemerintah kabupaten Dogiyai dinilai gagal dalam melakukan pembangunan asrama permanen di kota study Jayapura, dimana telah dibangun sejak tahun 2013 lalu, pemerintah telah bangun asrama permanen yang  berlokasi Expo waena, namun pembangunan asrama permanen tersebut sampai saat ini tidak ada perubahan. sehingga Mahasiswa Dogiyai meminta segera menyelesaikan pembangunan asrama permanen bagi mahasiswa dan pelajar yang sedang mengenyam pendidikan di Kota Jayapura hal itu diungkapkan sebab sampai saat ini tidak ada tindak lanjut pembangunan.

Kepada wartawan media papualives.com, mewakili mahasiswa Dogiyai, Zakeus Gobai mengatakan bahwa  tidak ada kelanjutan pembangunan sehingga rumput dihalaman asrama lebih tinggi di banding gedung pembangunannya, pemerintah daerah jangan memikirkan kepentingan pribadi akan tetapi pemerintah juga berpikir untuk kepentingan umum terutama menpasilitasi mahasiswa dalam hal membangun asrama permanen yang layak ditempati oleh mahasiswa.

Asrama Mahasiswa Dogiyai di Jayapura yang belum selesai pembangunannya. (Foto:Istimewa)

” Pemerintah Daerah (pemda) jangan lagi berat sebelah dengan mahasiswa yang kuliahnya di luar papua dan kuliah di Papua. Pemerintah adalah wakil orang tua kita mahasiswa, sehingga Pemerintah daerah harus memperhatikan dengan setulus hati.” kata Gobai, ( 05/04/2019) Pukul 07:28 Waktu Papua dari kota Jayapura.

Hal apa yang mahasiswa Papua yang kuliahnya diluar Papua rasakan, demikian hal yang dirasakan oleh mahasiswa Papua yang kuliahnya di Papua.

Lebih Lanjut Ia, menjelaskan generasi mudah adalah harapan bangsa sehingga pemerintah harus mengutamakan sumber daya manusia (SDM).Dengan pentingnya sumber daya manusia pemerintah harus membangun asrama permanen yang layak untuk bisa menampung ratusan mahasiswa. realita yang terjadi dikota study Jayapura, para mahasiswa Dogiyai selalu kendala dengan tempat tinggal. kemajuan sebuah wilayah sangat bergantung pada kemampuan SDM, oleh sebab itu pemerintah perlu memperhatikan segala aspek kendala mahasiswa asal kabupaten Dogiyai yang sedang menuntut ilmu di Indonesia terlebih Khusus di kota studi Jayapura.

Sehingga Ia berharap, agar Pemerintah mengutamakan sember daya manusia (SDM) dan juga membangun asrama permanen dikota study dalam jangka waktu yang dekat.

” rumah sebagai tempat beraktivitas antara satu sama lain dalam Ikatan Keluarga Organisasi Pemersatukan Wilayah atau (KAMAPI) rumah juga berfungsi sebagai tempat untuk kita menikmati kehidupan yang nyaman, tempat untuk beristirahat, tempat berkumpul, dan tempat berbagi ilmu, oleh karena itu pelajar dan mahasiswa Dogiyai yang sedang merantau di kota Jayapura sangat terkendala dengan tempat tinggalnya. pemerintah Daerah juga dapat memperhatikan secara seutuhnya sesuai dengan kebutuhan para mahasiswa Dogiyai di kota study Jayapura.” harap Gobai kepada media ini.

Sesuai informasi yang diterima media bahwa mahasiswa Dogiyai yang sedang merantau di Papua maupun luar Papua, bertahun-tahun yang tinggal dan menempati di kost-kosan dan asrama-asrama dari kabupaten lain seperti asrama Nabire, Mimika dan Asrama Paniai.

Terkait hal asrama mahasiswa sebelumnya, dalam Raker Asosiasi Bupati Meepago  beberapa waktu lalu itu, telah disepakati 22 Program Strategis salah salah satunya, membangun asrama mahasiswa permanen di setiap kota studi secara bertahap dan menyediakan bantuan studi bagi mahasiswa secara bersama dengan prioritas pada studi langka dalam dan luar negeri.

Berikan Komentar Anda