Marthen Douw gelar sosialisasi 4 Pilar kebangsaan di Nabire
Pewarta: Andreas Rumyaan
| 731 Dibaca
EDISI TERBIT: 18 Februari 2020
Foto bersama masyarakat ketika usai melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Foto:Andre/PapuaLives)

Nabire,Marthen Douw Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Papua menggelar ramah tamah sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinekka Tungal Ika dengan mengundang Komunitas, Tokoh Adat, dan Masyarakat Kepulauan Kabupaten Nabire di Distrik Moora dan Distrik Napan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 2 Kampung yaitu Kampung Moor Distrik Moora dan Kampung Mosan Distrik Napan. Dalam kegiatan tersebut Bapak Marthen Douw menyempatkan bertemu Masyarakat dan pendukungnya yang telah memberikan dukungan kepada beliau sehingga bisa duduk sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Papua.

Dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini, Bapak Marthen Douw menjadi narasumber utama untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan dan arti solidaritas di masyarakat sehingga diharapkan masyarakat terus menjaga kerukunan meski hidup dalam kemajemukan. Kegiatan tersebut berlangsung cukup menarik, dikarenakan selain pemaparan dari Bapak Marthen Douw selaku narasumber, forum juga dibuka secara umum untuk melakukan sesi Tanya jawab.

Kegiatan Sosialisasi 4 pilar kali ini Bapak Marthen Douw menyanggupi permintaan masyarakat agar dapat dilakukan di dua tempat mengingat memang kegiatan seperti ini merupakan moment yang langka bagi masyarakat untuk dapat bertatap muka secara langsung dengan seorang tokoh khususnya Anggota DPR RI yang berasal dari Papua. Dalam kesempatan ini Bapak Marthen Douw juga membagikan buku Kebhinekaan dan Piagam dari MPR RI kepada seluruh peserta kegiatan Sosialisasi 4 pilar.

Dalam akhir kegiatan, Bapak Marthen Douw berpesan agar Masyarakat terus hidup dalam nafas gotong royong yang selama ini sudah berjalan. Kabupaten Nabire yang merupakan miniatur dari Indonesia harus tetap menjaga rasa persatuan dan persatuan dengan asas persaudaraan. Masyarakat tidak boleh membeda-bedakan antara Masyarakat dari pegunungan, pesisir, maupun masyarakat pendatang yang tinggal di Kabupaten Nabire.

Karena hanya dengan demikian Papua akan tetap aman khususnya di Kabupaten Nabire. Beliau juga menyampaikan akan terus menyuarakan kepentingan dan suara masyarakat, Saya Marthen Douw: “Saya Papua, Saya Pergi untuk Kembali”.

Berikan Komentar Anda
Share Button