Scroll to Top
Masalah Perbatasan Laut, Irjen KKP Bakal Undang Masyarakat Pesisir Bulan Januari 2019
Posted by Redaksi on 5th Desember 2018
| 62 views
Suasana FGD Isu Strategis dan Peta tematik Percepatan Penyusunan Rencana Wilayah Pesisir dan Kepulauan Kecil di Papua (Foto:Christian/PapuaLives)

Jayapura, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Yusuf mengatakan terkait strategis dan peta tematik percepatan pengusunan zona wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di provinsi Papua, oleh sebab itu pada 2019 bulan Januari mendatang kami akan mengundang pelbagai unsur masyarakat Papua termasuk PT. Freeport Indonesia dalam Fokus Group Discussion Diskusi Group yang bakal menggelar kelak,”kata kepada papualives di Jayapura, Rabu, (5/12/2018).

Pemerintah Provinsi Papua melalui Fokus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan kementerian kelautan dan perikanan melalui Kasubid Kawasan Timur Indonesia ini bertujuan untuk pengusunan secara jelas batas serta manfaat dari strategis dan peta tematik percepatan pengusunan ana zona wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang ada provinsi Papua.

“Kegiatan FGD ini sebagai awal dan selanjutnya kami akan diundang para nelayan, penjual ikan, tokoh adat dan tokoh masyarakat yang ada di tujuah Kabupaten Kota di Papua yaitu Kabupaten Nabire, Jayapura, Biak, Supiori, Waropen, Merauke dan Mappi agar tanyakan langsung diperairan tersebut ada berapa jenis ikan yang ada pula bagaimana cara melestarikan ikan serta ekositem yang ada a termasuk hutan manggrof,”harapnya.

Dalam diskusi terbuka ini juga dapat diundang setiap kepala dinas kalautan dan perikanan Polair dan ankatan laut sekabupaten kota Provinsi Papua untuk mengususn data awal terkait ketahan diperairan lautan.

“Setiap kabupaten mendapat bagian dalam pengampaian laporan secara baik dan sumber yang jelas dalam forum diskusi ini namun ada keterwakilan lain yang belum hadir karena satu dan lain hal maka kami upayakan koordinasi kembali dan tahap berikutnya diharapkan semua hadir.

Thema yang dibangun sebanyak 40 thema yang akan dibahas dalam FGD ini kelak supaya pengampaian penjelasan yang akan atau dapat disampaikan ini berdasarkan hasil potret untuk kelancatan informasi bagi publik,”ujarnya.

Kita harus membangun sinergitas antar satu sama lain dan dalam pokok pembahasan ini kelak membahas luas pelabuhan dengan posisi letaknya pula luas lautan serta zonanya agar daerah mana yang telah mempunyai daerah manggrof ditandai warna merah itu adalah kesepatan kami.

“Perbatasan laut juga perlu melakukan kesepakatan dengan masyarakat karena sering terjadi banyak persoalan sosial hanya gara-gara masalah perbatasan sehingga saat ini kami fokus untuk membahas ini,”pungkasnya.

Menanggapi hal itu kepala Dinas Kalautan dan Perikanan provinsi Papua F.X. Mote mengatakan kami sangat apresiasi dan bangga kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah berupaya mengusun data tersebut karena ini sangat urgen sekali.

“Pemprov tetap mendukung upaya yang telah dilakukan tersebut agar kedepan semuanya dapat berjalan baik dan lancar,”katanya.

Christian Degei

Berikan Komentar Anda