BALIK ATAS
Masyarakat Diimbau Ciptakan Kedamaian Saat Natal
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaksi PAPUALIVES.COM 20th Desember 2018
| 198 DIBACA
https://papua.go.id/files/news/1545126718.Gubernur%20Papua%20Lukas%20Enembe%20melakukan%20pemasangan%20lilin%20pada%20perayaan%20Natal%20bersama%20keluarga%20besar%20Pemprov%20Papua,%20di%20GOR%20Cenderawasih%20Jayapura,%20Senin%20malam.jpeg
Lukas Enembe Gubernur Papua saat perayaan Natal bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, TNI/Polri dan masyarakat 2018, di Gedung Olah Raga Cenderawasih Jayapura (Foto:Istimewa)

Jayapura,Masyarakat bumi cenderawasih diimbau menciptakan kedamaian dalam menyambut hari Natal 25 Desember 2018, yang merupakan kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus.

Gubernur Enembe juga meminta seluruh masyarakat Papua baik yang di kota maupun di kampung-kampung, untuk menghormati hari Natal dengan melakukan kegiatan ibadah sebagai bentuk penghormatan atas kehadiran-Nya, di muka bumi

“Dalam artian di Desember ini kita memiliki kesempatan luar biasa menjadi saksi Yesus untuk memberitakan injil kerajaan Allah melalui berbagai hal, diantaranya dengan berbuat kebaikan serta mewujudkan kedamaian di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, pesan Natal ini bisa benar-benar terpenuhi,” terang Lukas Enembe saat perayaan Natal bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, TNI/Polri dan masyarakat 2018, di Gedung Olah Raga Cenderawasih Jayapura, Senin (17/12/2018) malam.

Menurut dia, sebagai orang beriman, masyarakat harus bergembira dan bersuka cita menyambut kedatangan Sang Juruselamat, seperti para malaikat surgawi dan para gembala yang memuji dan memuliakan Allah.

Hal itu, mendasari kita sebagai umatnya untuk memuji Allah dan kemulian Tuhan, dalam altar karya agung-Nya. “Sebab, Allah telah mengaruniakan dama sejahtera bagi kita,” kata Enembe.

Ia tambahkan, damai sejahtera sejatinya hanya dapat dialami oleh semua orang yang rela untuk mengenal Yesus Kristus serta mengambil bagian dalam sengsara maupun kebangkitannya. Tanpa itu semua, akan menjadi sia-sia dan kita masih berada dalam kegelapan tanpa akhir.

Untuk itu, Alkitab telah menceritakan peristiwa natal sebagai anugerah Allah yang besar dalam kehidupan umat manusia. Karena itu, setiap tahun umat Kristen merayakan Natal agar dunia mengenal kasih Allah, sang Juru Selamat telah lahir ke dalam dunia yang gelap, dengan membawa kasih dan terang Allah kepada manusia.

“Oleh karenanya, mari kita merayakan Natal tahun ini dengan sukacita, dan membagi kasih serta semangat natal Yesus Kristus kepada semua manusia,” ajak Lukas.

papua.go.id

Berikan Komentar Anda