BALIK ATAS
Masyarakat Minta Pemda Nabire Sediakan Tempat Sampah
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaktur PAPUALIVES.COM 11th Maret 2019
| 127 DIBACA
Sampah Berhamburan halaman parkir Terminal Pasar Oyehe Kabupaten Nabire (Foto :Christian Degei/PapuaLives)

Nabire,Kesadaran masyarakat kabupaten Nabire terhadapa kebersihan tengah mengalami kemerosotan, karena Pemerintah Daerah belum sediakanatau siapkan tempat sampah umum bahkan pula belum sediakan tempat sampah mini di setiap tempat keramaian seperti pasar dan di pantai Nabire di depan toko dan tempat keramaian lainnya.

Pantauan dari media ini, ada beberapa tempat yang tengah dipenuhi dengan sampah tumpukan diantaranya Pasar Karang Tumaritis, Pasar Kali Bobobo, Pantai Nabire, Pasar Oheye dan Pasar SP2.

Terkait itu pedagang sayur di Pasar Karang Ibu Marta Gobai mengatakan keseriusan pemerintah daerah terhadadap pelayanan publik  serta menangani masalah publik seperti sampah sangat tipis di Kabupaten Nabire, sehingga terlihat kampungan, sehingga lantaran bisa dibilang kota sampah.

“Kesadaran masyarakat tengah mengalami kemerosotan karena karena Pemda belum sediakan tempat sampah disetiap tititp jalan atau tempat keramaian seperti pasar dan pantai maka sampah itu dengan sendirinya bakal berhamburan dan sering orang sebut sampah liar ,”kata Gobai kepada papuakini.co, Selasa, (5/3/2019).

Menurutnya, masalah sampah ini masalah umum (public problem) yang harus ditanggung bersama untuk kesehatan masyarakat di daerah itu maka kepedulian terhadap kebersihan perlu diprioritaskan.

“Kami masyarakat minta kepada pemerintah Kabupaten Nabire perlu mengediakan tempat sampah umum agar kota Nabire menjadi kota bersih dimata publik. Jika pemerintah tidak mengediakan maka ketidakpedulian kebersihan terhadap masyarakat mengalami peningkatan dan kota bakal terlihat tidak unik,”harapnya.

Penilaian kami selama ini, Pemda bukan hanya tidak sediakan tempat sampah umum namun pelayanan publik pun sangat tidak baik. Selalu mengutakan kepentingan sendiri.

“Kami minta,  pemerintah siapkan tempat sampah di setiap tempat keramaian seperti pasar, jalan besar, di tokoh-tokoh dan di pantai, seperti itu harapan kami,”mintanya.

Menangkapi hal itu, petugas kebersihan Marius Tekege mengatakan kami belum laksanakan tugas untuk membersihkan semua itu karena dana tidak cukup.

“Pemerintah sudah diprogramkan ada beberapa kegiatan yang perlu di kerjakan untuk mengatasi masalah sampah di Kaupaten Nabire, namun keunganan mengalami krisis terkait pencalonan bupati Nabire pada tahun 2015 lalu,”katanya.

Redaksi

Berikan Komentar Anda