BALIK ATAS
Mengurangi Pengguna Narkoba Di Papua, BNN Minta Bangun Tempat Rehabilitasi
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaksi PAPUALIVES.COM 29th November 2018
| 170 DIBACA

Jayapura ,Telah dilaksanakan dialog interaktif dalam program acara Gerakan Membangun Papua (GMP) dengan topik Melawan Narkoba Dengan Prestasi di Relay langsung dari RRI Se-Korwil 1 Papua yakni dari RRI Wamena, RRI Nabire, RRI Merauke, RRI Boven Digoel, RRI Serui, dan RRI Biak). Bertempat di studio Pro 1 LPP RRI Jayapura pada Kamis, (29/11/2018).

Dalam kesempatan itu dapat dihadirkan narasumbernya yaitu : Kabid P2M Kasman S.Pd, M.Pd, Kabid Rehabilitasi Sefnat B. Layan,S.Sos, Ricardo Kaisiri ( Wakil Ketua 1 Duta Wisata 2015), Ronaldo P. Rontini (Duta Anti Narkoba Papua 2018), Martina T. Yaroseray (Duta Anti Narkoba Papua 2018).

Pada kesempatan ini pula Kasman mengatakan bahwa, Indonesia adalah darurat Narkoba.

“Disetiap pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah banyak sekali terdapat peredaran gelap narkoba termasuk di pelosok-pelosok Provinsi Papua. ini diperkuat dengan data hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Puslitkes UI Tahun 2017, 54% adalah pecandu pekerja, 24% pelajar, 17% adalah umum ini secara Lingkup Nasional,”katanya kepada wartawan di Jayapura, Kamis (29/11/2018).

Selanjutnya, Kabid Rehabilitasi Sefnat B. Layan, S.Sos mengatakan dengan semakin meningkatnya korban penyalahguna narkoba di Papua, dirinya menegaskan bahwa untuk dapat mengurangi dan menekan tingkat penyalahguna Narkoba di Provinsi Papua maka perlu dibangun sebuah gedung Rehabilitasi untuk dapat merehabilitasi bagi para kaum remaja yang telah menjadi korban penyalahguna Narkoba kelak.

Kasman menghimbau dan mengajak kepada seluruh stakeholder, Instansi Kementerian dan Lembaga serta seluruh masyarakat yang ada Papua untuk mari bersama-sama kita selamatkan anak-anak kita dari kerusakan akibat penyalahgunaan Narkoba.

Christian Degei

Berikan Komentar Anda