Balik Atas
Misa Perdana,Pastor Hubertus Magai .Pr Sekaligus diberi nama adat”Awee Kohaby”
Pewarta: Michael Edowai Edisi 18/06/2019
| 377 Dibaca
Foto bersama Tokoh Pemuda,Adat dan Gereja usai misa perdananya (Foto:Michael/PapuaLives)

Dogiyai,Pantia Misa perdana telah menyediahkan sebuah Rumah (Hamewaa) yakni rumah adat dari daerah Mapia dan juga Umat Khatolik telah memberi Nama dalam bahasa daerah yakni (Awee Kohaby) Awee adalah terang dan Kohabii Hatinya penuh kasih,mulus,Berlangsung Misa perdananya atas tabisnya di Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani,pada Minggu (16/06/2019) pukul 08:00 wit.

Ketua Panitia Anakretus Petege Telah mengabresiasi kepada Bapak Bupati Deiyai yang datang menghadiri misa perdana dan datang memberikan batuan barupa uang 50 juta untuk uang modal kepada iman baru yakni Pastor Hubertus Magai Pr.
Lanjutan Petege,salah satu pemimpin Kristen Protestan yang hadir ditengah Umat Khatolik Yakni Bapak Ateng Edowai Selanjutnya Bupati Kabupaten Deiyai.saya sebagai Keira panitia miss perdana salut Dan juga Terina lash banyak atas kehadiran bapak sebagai pemimpin yang handal do wilayah Meepagoo,namun dua poin yang saya sangat bangga yakni pertama kehadiran Bupati Kabupaten Deiyai Di Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani Mapia, Kedua Bupati Deiyai telah mengatakan kehadirannya sebagai keluarga Karena dirinya juga berasal Dari Kampung Atou Akan tetepi semua itu salah satu pelayanan sebagai seorang pemimpin yang handal.

Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai Mengatakan Kehadiran saya di tempat ini sebagai keluarga karena saya asal dari kampung Atou dan juga saya tidak dapat menyampaikan sekalipun panitia memberikan waktu untuk sambutan karena ini bukan daerah kekuasaan saya, bila saya dapat menyampaikan sambutan hal inilah saya dapat melanggar atur.
Salah satu semangat yang dapat saya hadir di misa perdana imam Hubertus Magai saya juga menyadari bahwa salah satu putra daerah Meepago Dan sumbangan saya saya adalah harga diri putra Daerah.

Tujuan utama kehadiran saya Di Masa perdana Imam hubertus Koha Eweebii Magai adalah saya sebagai keluarganya namun saya juga mengdukung Visi Misi Allah melalui hambahnya yang diutus menjadi terang Allah untuk menerani Dan melayani kepada Di Tanah Papua dan khususnya Di wilayah Meepago.

Menurut pemekaran Kabupaten itu bukan menjadi ukuran untuk Kita membedah bedahkan satu sama lainnya akan tetapi dua Batu pilar tang telah dipatok oleh moyang Kita yakni Makatakaa sampai Kegataa dengan adanya dua batu pilar maka itu Kita tidak perlu pisah pisahkan satu sama lainnya dari sisi manapun terutama Dari pemekaran Kabupaten,Distrik,Kampung,Poroki,Klasis Dan Agama Karena Kita semua ciptaan Allah.Bersatu untuk untuk membanggun negeri Kita bersama dalam langkah mewujudkan visi misi Allah melalui pelanyan pelanyan Umat beriman terutama kita semua mengdukung program Dan pelayanan Dari Pastor Hubetus Ewee Kohabii Magai. Ujarnya,
Dalam kesempatan itu, dihadiri juga oleh Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai,Sekda Kota Jayapura yakni Bapak Fransiskus Pekei dan dapat dihadiri oleh ratus umat Katolik dari berbagai perosok dan dusun dari daerah Mapia.

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM