Balik Atas
Musorpem Sukses Digelar,Yufentus Kosamah Terpilih Nakhodai IPPMAS
Pewarta: Redaksi Edisi 11/03/2019
| 211 Dibaca
Fransiskus Bame Ketua IPPMAS Demisioner Masa Bakti 2017-2018 ketika memberikan sambutan dalam salah satu kesempatan (Foto:Istimewa)

Jayapura,Organisasi Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Ayawasi Sekitar ( IPPMAS ) itu berdiri di Jayapura sekitar tahun 1998, organisasi ini milik dari Distrik Aifat Utara Jauh Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat pada hari  sabtu 09 Maret 2019, mengadakan Musyawarah Organisasi Pemuda (Musorpem) bertujuan untuk mengangat Badan Pengurus yang baru, yang berlangsung di Aula  Asrama Katolik Tauboria Sabtu (09/03/2019) kemarin.

Sesuai Informasi yang di himpun Wartawan Papualives.com pada senin (11/03/2019 ) Dalam pelaksanan kegiatan Musorpem berjalan sesuai mekanisme prosudur organisasi seperti biasa dan berjalan baik dan lancar sesuai dengan harapan kami.dalam proses Musorpem tersebut, telah melalui mufakat semua forum, telah terpilih sebagai Ketua Yufentus Kosamah pada masa bakti 2019- 2020.

Terkait hal itu, Fransiskus Bame Ketua IPPMAS Demisioner  mengatakan bahwa menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah, namun bisa dipermudah jika kita mau untuk menjalaninya dengan baik. Caranya, kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai mahasiswa dengan semestinya.

” Menjadi mahasiswa jangan hanya sebatas mahasiswa biasa. Kita harus mengikuti arus pergaulan kampus, tentunya pergaulan yang memberikan dampak positif bagi perkuliahan kita. Di kampus, kita harus bisa membiasakan diri untuk menunjukkan rasa sosial yang tinggi. Itu semua bisa diwujudkan dengan bergabung dengan organisasi-organisas­i yang ada di kampus. Disana kita bisa menunjukkan bahwa kita mampu memberikan dampak yang baik di lingkungan kampus. Kita harusnya bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan kita yang lain maupun junior yang akan bergabung nantinya.” ungkap Bame.

Lanjutnya,Dalam berorganisasi, kita bisa mengenal dunia kampus lebih luas. Misalnya saja kita adalah seorang mahasiswa yang tidak terbiasa dengan pidato ataupun sering gugup ketika berbicara di depan orang ramai, dengan berorganisasi kita akan dibina untuk hal itu. Setidaknya, keluar dari organisasi tersebut kita mampu untuk berbicara secara terbuka di depan orang banyak.

“Aspek utama yang harus kita miliki dalam berorganisasi yaitu mental. Jika kita sudah punya mental untuk berlabuh pada sebuah organisasi, maka akan mudah bagi kita untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya. Setelah itu barulah kita melaksanakan pembinaan dalam organisasi tersebut dengan baik. Berbeda dengan orang yang tidak pernah berorganisasi, jangankan untuk berbicara di depan orang ramai, berdiskusi dengan ruang lingkup yang kecilpun tidak sanggup rasanya untuk berpendapat” terangnya.

Lanjuta Bame, Wadah organisasi IPPMAS adalah wadah organisasi lokal untuk kita anggota ippmas berkumpul dan belajar bersama sama, harapannya agar badan pengurus yang baru ini agar bisa kedepan membuat perubahan yang lebih besar lagi sebelum masa kepengurusannya.

Bame,berharap ketua terpilih, jangan membawa wadah IPPMAS masuk dalam kepentingan Politik Praktis, karena saatnya pesta demokrasi sudah dekat” harapnya.

Perlu diketahui bersama bahwa sebelum wadah organisasi lokal yang dari Aifat Raya dan Mare Raya. IPPMAS Sudah berdiri semenjak tahun 1998, jadi organisasi IPPMAS ini Anggap bahwa organisasi yang tua di Kota studi Port Numbay untuk melingkupi wilayah Aifat Raya dan IPPMAS mempunyai Nilai tawar yang besar dan IPPMAS sudah menciptakan orang- orang yang militansi.

Maikel Edowai

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM