Musrenbang Dogiyai, Usulkan 1961 Program

Moanemani,Kabupaten Dogiyai ,( Foto : Ist )
Moanemani,Kabupaten Dogiyai ,( Foto : Ist )

Dogiyai, 06/04/2016,PAPUALIVES.COM– Pekan kemarin,Jumat (01/04/) ,telah melaksanakan Musyarawah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda ),dalam rangka Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dogiyai Tahun 2017,dimana hasil pembahasan itu diperoleh usulan sebanyak 1961 program atau kegiatan.

Ketua Panitia Pelaksana,Herman Tebai,menyatakan Musrenbangda kali ini usulan mencapai 1961 . Dari usulan program tersebut,dibutuhkan dengan total dana sebesar Rp.844.826.199.000 ,dari sumber APBN ,Propinsi dan APBD Kabupaten.

“ Dibidang Fisik dan Prasana ,jumlah usulan sebanyak 387 program atau kegiatan. Dengan jumlah usulan dana sebesar Rp.1.328.850.500.999. Untuk,dibidang ekonomi jumlah usulan sebanyal 187 program atau kegiatan ,dengan jumlah dana sebesar Rp.143.784.024.528 “ Kata Herman Tebai,kepada Papualives.Com ,Selasa (05/04/16) di Moanemani,Dogiyai.
Sedangkan ,dibidang Sosial dan Budaya,kata dia,jumlah usulan sebanyak 187 program atau kegiatan ,dengan jumlah usulan dana sebesar Rp.1.050.851.970.290.”Sehingga total dana yang dibutuhkan RKPD tahun 2017 adalah sebesar 2.523.486.495.871” Jelasnya.
Ia berharap kiranya lewat Musrenbangda ini,usulan – usulan tersebut dapat lebih dirasionalkan lagi.Tentunya dengan memperhatikan aspek kebutuhan riil masyarakat ,sinergis program,kemampuan pendanaan serta aspek – aspek lainnya.
Terpisah,Pelaksana Tugas (Plt) ,Bupati Kabupaten Dogiyai,Herman Auwe,menyatakan Musrenbang tahun 2016 ini telah terlaksana dengan baik.

“Saya selaku pimpinan daerah ini ,mengucapkan terimakasih dan perhargaan kepada panitia dan Bappeda sebagai penyelenggara,juga SKPD dan semua pihak atas kerja keras sehingga dapat menyusun dan membahas dokumen perencanaan tahunan ini”Jelasnya.
Menurut Herman,Kegiatan Musrenbangda yang secara rutin dilaksanakan merupakan suatu proses yang sangat penting.

”Dimana pada tahap ini,kita semua dituntut untuk lebih fokus menyusun program pembangunan sesuai tugas dan funsi masing – masing SKPD”katanya.
Ia mengajak untuk kembali mengevaluasi semua proses perencanaan dam pelaksanaan kegiatan pembangunan didaerah tercinta ini,selama kurung waktu lima tahun terakhir ini.
“begitu banyak program yang telah direncanakan dan dilaksanakan pada setiap tahun anggaran namun juga masih banyak yang belum tersentuh oleh pelayanan. Bahkan,cenderung menimbulkan permasalahan baru seperti tingginya kasus HIV /AIDS,kemiskinan,keterisolasian,terbatasnya lapangan kerja,kerusakan

lingkungan,pendapatan masyarakat yang belum merata,rendahnya kualitas pendidikan “Jelas dia.
Untuk itu,menurut dia,pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang memiliki berorientasi pada kesejaterahan masyarakat yakni dalam konteks pendidikan,kesehatan dan ekenomi masyarakat.
“ Fokus dalam mengelola potensi atau setidaknya harus mengatasi masalah. Selain itu,berkesinambungan,berkelanjutan yakni bukan kepentingan sesaat atau orientasi proyek semata. Bahkan berorientasi pada kebutuhan dan bukan keinginan”tutupnya.

Agus Tebai

Berikan Komentar Anda

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.